TANGSELXPRESS – Muhammad Sulthan Dhiya Ulhaq, seorang pemuda yang berasal dari Pamulang, Tangsel, telah terpilih untuk mewakili Provinsi Banten pada Program Pertukaran Pemuda antar Provinsi (PPAP) tahun 2024.
Sulthan berhasil terpilih setelah bersaing ketat dengan 10 peserta lainnya dari kabupaten/kota di Provinsi Banten pada tahap seleksi yang digelar pada tanggal 27 Mei 2024 lalu.
Ia nantinya akan bergabung dengan 295 peserta dari 36 provinsi lainnya yang telah berhasil melewati seleksi nasional pada periode 20-30 Mei 2024 kemarin.
Menurut Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Tangsel, Deden Umaid, PPAP bertujuan untuk mempererat persatuan dan kesatuan antara pemuda-pemudi Indonesia dengan cara mengenalkan mereka pada budaya dan kehidupan sosial yang beraneka ragam di berbagai provinsi.
“Salah satu tujuan utama dari program ini adalah agar para pemuda dapat menjadi penghubung dan perekat bagi setiap perbedaan yang ada, sehingga menjadi komponen yang menyatukan kemajemukan kita sebagai bangsa Indonesia. Meskipun berbeda-beda dalam asal-usul, suku, warna kulit, bahasa daerah, agama, dan adat istiadat, tetapi kita tetap bersatu dalam satu kesatuan identitas sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya Jumat, (14/6/2024).
Diharapkan Sulthan dapat membawa serta budaya khas dari Banten dan Tangsel pada program PPAP ini. Kepulangannya dijadwalkan pada awal bulan Juli 2024 mendatang.
Para peserta PPAP nantinya akan berada di wilayah yang menjadi tujuan program selama sebulan penuh guna saling mengenal, berbagi pengalaman, serta menjalankan program sosial dan hidup berdampingan dengan masyarakat setempat.
Program ini tidak hanya semata-mata bertujuan meningkatkan pemahaman antar-budaya, namun juga membekali para peserta dengan pengalaman yang dapat membantu mereka untuk berkontribusi pada masyarakat setempat maupun pada tingkat nasional setelah kembali ke daerahnya masing-masing.
Diharapkan pula dengan terpilihnya Sulthan sebagai perwakilan Banten pada program PPAP 2024 ini, semangat dan komitmen para pemuda Tangsel semakin terjaga dan terus menguat.
“Harapan utama kami setelah Sulthan dan para pemuda lainnya pulang dari penugasan adalah agar mereka dapat berkontribusi pada Pemkot Tangsel dalam upaya meningkatkan kualitas pemuda Tangsel menuju Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang,” pungkasnya menambahkan.







