TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) tengah mempersiapkan infrastruktur jalan raya demi kelancaran arus mudik Idul Fitri 2024.
Kepala Dinas SDABMBK, Robby Cahyadi mengatakan hal tersebut di ruang kerjanya yang berada di wilayah Serpong pada Selasa (2/4).
“Untuk meningkatkan rasa nyaman masyarakat Tangsel, pihak kami telah melakukan kegiatan sapu lobang pada ruas prioritas di beberapa jalan kota yang akan dilintasi oleh para pemudik,” ujarnya.
Terlebih, untuk jalan Nasional ruas Jakarta-Bogor, Pemkot Tangsel terus berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional Wilayah Banten Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara itu, jalan Provinsi Banten di wilayah Tangsel dikelola oleh Unit Pemeliharaan Jalan Jembatan (UPJJ) Tangerang Dinas PUPR Provinsi Banten.
“Kami telah melakukan sapu lobang di beberapa jalan prioritas yang akan dilalui para pemudik, termasuk jalan arteri menuju akses tol atau jalan provinsi dan nasional, seperti jalan Ciater Raya dengan panjang 2.195 meter dan jalan Serua sepanjang 2.245 meter,” ungkapnya.
Bagi para pemudik yang melewati jalan Merpati Ciputat menuju jalan Cendrawasih, arah ke pintu tol Bintaro, akan menemukan akses jalan yang telah diperbaiki untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan mereka.
“Selain itu, beberapa akses jalan lainnya yang telah diperbaiki demi kenyamanan para pemudik meliputi jalan Merpati Raya menuju jalan Cendrawasih, jalan Kihajar Dewantoro, WR Supratman, Jl. Rawa Buntu, Bintaro sektor 3, Bintaro sektor 3A, Jalan Senayan, Jalan Maleo, Pondok Betung, Ceger, Jalan Pasar Jengkol, dan beberapa jalan lainnya,” imbuhnya.
Selain mempersiapkan infrastruktur jalan, DSDABMBK juga menyiapkan posko di Kantor DSDABMBK dan alat berat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemeliharaan Alat Berat untuk mengantisipasi terjadinya banjir sehubungan dengan cuaca yang cukup ekstrem saat ini.
“Mengingat curah hujan saat ini masih cukup tinggi, kami telah menyiapkan mesin pemompa air —pompa pasang— sebanyak 85 unit rumah pompa dalam siaga aktif dan unit pompa portable, juga menempatkan petugas yang akan terus memantau situasi dan kondisi debit air hujan di sejumlah titik rawan banjir, seperti Maharta, Kali Serua Ciputat, Vila Bintaro, Kali Cibenda,” paparnya.
“Pembersihan dan pengendalian dengan pekerjaan pengangkatan sedimentasi sungai dan tandon, dengan alat berat, pelaksanaan normalisasi drainase di beberapa ruas jalan kota terus kita intensifkan agar tidak ada genangan di jalan, karena tingkat sedimentasi juga cukup tinggi,” lanjutnya.
Robby juga memberikan pesan penting bagi warga Tangsel yang berencana pulang kampung untuk selalu waspada selama perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan mereka saat melewati lokasi-lokasi rawan banjir.
“Kami telah menugaskan petugas piket melalui patroli cyber infrastruktur dan siap menerima laporan masyarakat melalui kanal pengaduan dan media sosial untuk diteruskan ke bidang terkait. Pastikan saat melaporkan pengaduan, warga melengkapinya dengan dokumentasi berupa foto atau video yang jelas dan menjelaskan kejadiannya dengan lengkap, serta menyertakan alamat lengkap sesuai lokasi kejadian dengan titik kenal yang dapat memudahkan petugas lapangan dalam menjangkau target lokasi dengan cepat,” pungkasnya. (arga)







