TANGSELXPRESS – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa sebuah koperasi harus menjadi pusat dalam perekonomian Kota Tangerang Selatan.
Hal tersebut diungkapkan saat membuka pelatihan pengembangan koperasi melalui peningkatan partisipasi koperasi, yang dilaksanakan di Gedung Galeri Koperasi UKM, Serpong, pada Rabu (21/2).
“Khususnya koperasi syariah, harus menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi masyarakat Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.
Pertimbangan tersebut bukan tanpa dasar, mengingat banyaknya perekonomian di Tangerang Selatan yang didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Koperasi dari sini akan menjadi solusi dari persoalan dana, kebutuhan modal, seperti para pelaku UMKM. Saya berharap anggotanya dapat dilatih sehingga menjadi batu loncatan pertama, kemudian diikuti dengan pengembangan ekonomi kreatif,” jelasnya.
Benyamin juga mengungkapkan bahwa pada umumnya permodalan menjadi salah satu persoalan bagi para pelaku ekonomi. Untuk itu, terdapat beberapa program yang seharusnya dapat dimanfaatkan.
“Dengan BJB, kita sudah memiliki KUR. Saya mendorong untuk memberikan KUR itu secara langsung agar tidak memberatkan. Sekarang ada juga PNM, tanpa agunan, kecil. Seluruh sumber daya itu, sebenarnya sudah banyak yang menyediakan,” tuturnya.
Menurut Benyamin, para pelaku ekonomi kreatif juga harus terus melakukan inovasi serta harus produktif.
“Saya berharap ekonomi koperasi syariah di Tangerang Selatan dapat tumbuh menjadi kekuatan yang sangat besar dalam pembiayaan ekonomi kreatif,” harapnya. (arga)







