TANGSELXPRESS– Banjir dan longsor melanda sejumlah kawasan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Jumat (5/1). Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengadakan rapat darurat dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Dinas Walikota, di Jalan Sunburst, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Sabtu (6/1).
Benyamin mengungkapkan terdapat 14 titik banjir dan lima titik longsor yang terjadi Jumat malam.
“Sebanyak 1.330 kepala keluarga (KK) terkena dampaknya. Terbanyak di Kecamatan Pamulang, Ciputat, dan Kecamatan Setu,” ungkap Benyamin.
Selain itu, Benyamin menjelaskan curah hujan yang turun di wilayah Tangerang Selatan pada Jumat kemarin cukup tinggi dibandingkan biasanya. Sehingga, tinggi rendahnya air banjir pun beragam, berkisar dari 20 cm hingga 120 cm.
Benyamin juga menyoroti adanya bangunan yang memakan badan drainase aliran air. Menurutnya, tim akan turun ke lapangan untuk menangani permasalahan tersebut.
“Saya juga memerintahkan dinas kesehatan untuk mengirimkan tim Ngider Sehatnya ke lokasi terdampak untuk memeriksa kesehatan warga,” tambah Benyamin.
Sementara mengenai longsor, Benyamin menyatakan tim BPBD Tangsel telah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Benyamin juga mengingatkan warga untuk tetap waspada karena hujan lebat diprediksi akan mengguyur wilayah Tangerang Selatan selama pekan ini.
“Kami telah menyiapkan perangkat BPBD, Damkar, Satpol PP, dan relawan,” tutupnya.(ARG)







