TANGSELXPRESS – Aparatur pemerintahan di era saat ini dituntut untuk terus mengikuti perkembangan peradaban yang terjadi. Hal ini penting agar mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efektif kepada masyarakat.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengungkapkan hal ini saat menghadiri kegiatan Percepatan Implementasi Reformasi Birokrasi di Tangerang Selatan yang berfokus pada internalisasi nilai-nilai inti ASN BerAKHLAK.
Benyamin menyatakan bahwa segala hal dalam pemerintahan saat ini telah mengalami perubahan. Baik dalam hal aturan, standar operasional prosedur, aspek hukum, maupun aspek lainnya, Jumat 9 Juni 2023.
Nilai-nilai utama juga mengalami pergeseran mengikuti perkembangan zaman. Budaya rapat contohnya, tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu tertentu, serta penggunaan teknologi dalam pelayanan masyarakat.
“Dulu kita pernah rapat jam 1 pagi, bahkan hingga jam 4 pagi untuk membahas APBD dan sebagainya,” ujar Benyamin.
Benyamin menjelaskan bahwa ini dilakukan untuk mengubah kebiasaan yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan, terutama dalam hal jam kerja. Ini merupakan ketentuan yang berlaku di Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Selain itu, nilai-nilai yang harus dimiliki oleh para ASN juga termasuk dalam perubahan ini, mulai dari orientasi pelayanan, akuntabilitas, adaptabilitas, kompetensi, keharmonisan, dan loyalitas.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro, menekankan kepada seluruh aparatur untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Dalam hal ini, para Camat dan Lurah adalah mereka yang paling dekat dengan rakyat. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, saya memberikan motivasi kepada mereka,” ujar Suhajar.
Sejalan dengan arahan Presiden, budaya kerja yang perlu ditekankan adalah budaya kerja BerAKHLAK.
“BerAKHLAK berorientasi pada pelayanan, apapun jabatan kita, pekerjaan kita adalah melayani rakyat. Itulah yang harus selalu kita tekankan,” tambahnya.
Terlebih lagi, saat ini kita telah memasuki era digitalisasi di berbagai aspek pelayanan. Digitalisasi bukan lagi sekadar tuntutan, melainkan menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi.
Dalam konteks ini, Suhajar menekankan pentingnya membangun manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu bertransformasi menjadi organisasi pemerintahan yang efektif dalam memberikan pelayanan publik.
“Kita harus membangun ASN yang muda dan mampu menjadikan pemerintahan sebagai organisasi pelayanan publik yang efektif, untuk memastikan kemajuan negara dan daerah kita,” pungkasnya.
Dalam menghadapi tantangan perubahan peradaban ini, aparatur pemerintahan harus terus ber adaptasi dan berinovasi. Mereka perlu membuka diri terhadap perubahan yang terjadi di sekitar mereka dan terus memperbarui pengetahuan serta keterampilan mereka.
Kemampuan untuk menggunakan teknologi dalam pelayanan publik juga menjadi hal yang sangat penting. Dengan adanya digitalisasi, aparatur pemerintahan harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, perubahan budaya kerja juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Aparatur pemerintahan harus berfokus pada pelayanan yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mereka harus memiliki integritas yang tinggi, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Dalam konteks ini, nilai-nilai seperti akuntabilitas, adaptabilitas, kompetensi, keharmonisan, dan loyalitas menjadi landasan dalam menjalankan tugas-tugas mereka.
Pemerintah juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perubahan dan inovasi. Mereka harus memberikan motivasi, pelatihan, dan dukungan yang memadai kepada aparatur pemerintahan.
Selain itu, perlu adanya pengawasan yang efektif dan penghargaan bagi mereka yang berhasil mencapai target dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta juga sangat penting. Kerjasama yang baik dan sinergi antarstakeholder akan membantu dalam mengatasi berbagai tantangan dan mempercepat perubahan dalam pelayanan publik.
Dalam era perubahan peradaban saat ini, aparatur pemerintahan memiliki peran yang sangat strategis dalam melayani masyarakat. Mereka harus mampu beradaptasi dengan cepat, menguasai teknologi, dan memiliki nilai-nilai inti yang kuat. Dengan cara ini, mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, efektif, dan responsif kepada masyarakat.







