TANGSELXPRESS – Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa orang dengan postur tubuh gemuk memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker, bahkan ketika mereka terlihat sehat secara medis.
Para peneliti menemukan bahwa tekanan darah normal, kadar kolesterol, dan gula darah yang normal bukanlah jaminan kesehatan bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih, Rabu 17 Mei 2023.
Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan di Lund University di Malmo, Swedia, yang mempelajari data kesehatan hampir 800 ribu orang Eropa. Mereka menemukan bahwa orang gemuk yang mengalami “komplikasi metabolik” memiliki risiko paling tinggi terkena kanker.
Dr. Ming Sun, penulis studi ini, menyatakan, “Sejumlah besar kasus kanker berpotensi dapat dicegah dengan menargetkan koeksistensi masalah metabolisme dan obesitas.”
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dengan kelebihan berat badan yang sehat secara metabolik memiliki peningkatan risiko kanker ginjal sebesar 67 persen dan risiko kanker usus sebesar 42 persen. Namun, hubungan antara kanker pankreas dan kanker rektum tidak lagi signifikan secara statistik.
Selain itu, orang yang memiliki kelebihan berat badan, tetapi tidak mencapai tingkat obesitas, menghadapi risiko 50 persen lebih tinggi untuk mengembangkan beberapa jenis kanker darah, seperti myeloma.
Namun, yang mengejutkan adalah bahwa baik pria yang sehat secara metabolik maupun yang tidak sehat dengan obesitas memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang memiliki berat badan normal.
Studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara berat badan, metabolisme, dan risiko kanker. Penemuan ini menunjukkan bahwa penting bagi individu dengan postur tubuh gemuk untuk memperhatikan kesehatan metabolik mereka dengan lebih serius, bahkan jika mereka tidak mengalami tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi, atau masalah gula darah.
Para peneliti juga menekankan pentingnya pencegahan dalam mengurangi risiko kanker. Upaya yang terfokus pada masalah metabolisme dan obesitas dapat membantu mengurangi jumlah kasus kanker yang mungkin terjadi di masa depan.
Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa postur tubuh gemuk dapat meningkatkan risiko terkena kanker, bahkan pada individu yang terlihat sehat secara medis. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga berat badan yang sehat dan memperhatikan kesehatan metabolik kita guna mengurangi risiko yang tidak diinginkan.







