• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Diskusi Politik TII: Partai Politik Akar dari Lahirnya Politik Keluarga

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Februari 24, 2023
in NEWS, POLITIK
Reading Time: 2min read
Diskusi Politik TII: Partai Politik Akar dari Lahirnya Politik Keluarga

Diskuisi politik The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII). Foto: Istimewa.

85
SHARES
189
VIEWS

TANGSELXPRESS- Pada 23 Februari 2023, The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) mengadakan sebuah diskusi daring dengan tema “Politik Keluarga Menjelang Pemilu Serentak Tahun 2024”.

Diskusi yang dipandu oleh Nuri Resti Chayyani, Peneliti Bidang Ekonomi TII, menghadirkan tiga orang narasumber, yaitu Amalinda Savirani (Akademisi UGM), Lucius Karus (Peneliti Formappi), dan Ahmad Hidayah (Peneliti Bidang Politik TII).

Di awal diskusi, Ahmad Hidayah menjelaskan bahwa isu politik keluarga banyak diperbincangkan publik satu tahun menjelang Pemilu.

Hal ini ditandai dengan kemungkinan Kaesang Pangarep, putra dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang disinyalir akan maju di Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang.

Selain itu, Atalia Praratya, istri dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga disinyalir akan meramaikan Pemilu Seretak tahun 2024 mendatang.

BACA JUGA :  Wartawan Terkesan Sikap Antikorupsi Peserta ’’Remaja Bernegara’’ NasDem

Menurut Ahmad Hidayah, politik keluarga bukan merupakan fenomena baru dalam perpolitikan Indonesia. Salah satu penyebab tumbuh suburnya politik keluarga adalah tidak adanya regulasi untuk membatasi hal tersebut.

“Tidak ada regulasi yang membatasi orang-orang yang terafiliasi dengan politik keluarga. Artinya, setiap orang bebas saja untuk maju sebagai kandidat dalam pemilu. Sampai saat ini pun tidak ada wacana bagi DPR RI untuk membatasi hal tersebut. Pun akan dibuat, saya pikir perlu kajian yang lebih mendalam lagi. Sehingga, regulasi bisa terimplementasi dengan efektif,” papar Ahmad Hidayah.

Senada, selain karena tidak adanya regulasi yang membatasi hal tersebut, menurut Amalinda Savirani bahwa akar dari persoalan politik keluarga karena adanya permintaan dan penawaran dalam politik Indonesia.

BACA JUGA :  UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

“Ada orang-orang yang memiliki kemampuan, tapi tidak memiliki modal sosial maupun kapital, ya tidak akan menang,” jelas Amalinda Savirani.

Lebih lanjut, menurut Lucius Karus bahwa kuncinya terletak pada partai politik. partai politik di satu sisi dituntut untuk menang. Oleh karena itu, menjadi sebuah kewajaran jika partai politik menjadi pragmatis dengan merekrut orang-orang yang sudah memiliki modal sosial dan kapital yang mumpuni.

Di akhir diskusi, Ahmad Hidayah menekankan bahwa partai politik perlu untuk merekrut orang-orang yang memang memiliki kapasitas. Salah satu cara yang dalam dilakukan adalah dengan menerapkan model seleksi kandidat yang terbuka dan transparan. Selain itu, pendidikan politik kepada publik juga merupakan suatu hal yang penting.

BACA JUGA :  Bertekad Dampingi Jeje jadi Bupati di Bandung, Syahnaz Sadiqah Memutuskan Ini

“Menjadi tugas kita bersama untuk memberikan pendidikan politik kepada publik menjelang Pemilu 2024 mendatang. Jangan sampai, publik memilih kandidat hanya melihat dari popularitas semata. Publik perlu memilih kandidat yang memiliki rekam jejak yang baik serta visi, misi dan program yang jelas,” tutup Ahmad.

Tags: Diskusi PolitikpolitikPolitik keluargaThe Indonesian Institute
Previous Post

Training Center Timnas di IKN bakal Punya Delapan Lapangan Sepak Bola

Next Post

Sadis! Wanita Dilempar Suami Keluar Kapal Laut Ketika Perjalanan Merak-Bakaheuni

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Sadis! Wanita Dilempar Suami Keluar Kapal Laut Ketika Perjalanan Merak-Bakaheuni

Sadis! Wanita Dilempar Suami Keluar Kapal Laut Ketika Perjalanan Merak-Bakaheuni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com