TANGSELXPRESS – Rencana kunjungan Anies Baswedan di Provinsi Banten, untuk bertemu relawannya dan tokoh Partai NasDem Wahidin Halim sudah dihadang tuntutan untuk tuntaskan masalah prioritas. Bahkan Calon Presiden yang diusung Partai NasDem tersebut pun mendapat reaksi keras dari dari Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul.
Seperti informasi yang berhasil dihimpun, Mantan Gubernur DKI Jakata sekaligus Calon Presiden yang diusung NasDem tersebut berencana akan melakukan silaturahmi dengan relawannya dan bertemu tokoH di Banten pada Selasa 24 Januari 2024 mendatang.
Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul melalui keterangan tertulisnya mengatakan, untuk saat ini di Banten masih banyak masalah prioritas yang belum dituntaskan. Dengan begitu, kata Adib, dengan adanya masalah yang belum tuntas itu apakah Anies berani melawan mafia tanah yang menyusahkan ribuan warga di Pantura, Jumat 20 Januari 2023.
“Banyak masalah prioritas di Banten mulai dari mafia tanah, kemiskinan, pendidikan, pengangguran, kepastian hukum yang masih jauh dari kata maksimal. Berani tidak, Anies gantung mafia tanah yang telah menyusahkan ribuan warga di Pantai Utara Tangerang?,” terang Adib Miftahul melalui keterangan tertulisnya.
Dengan begitu, menurut Adib, apabila Anies berani merealisasikan program menuntaskan masalah prioritas itu, warga Benten harus gelar karpet merah. Namun, apabila gagal merealisasikannya, kunjungan Anie Baswedan tersebut lebih baik dilakukan secara daring.
“Tetapi sebaliknya, kalau hanya selebrasi politik, mending lewat online saja,” ujar Adib.
“Anies seperti burung lepas mengumbar sayap ke sana kemari tebar pesona dengan kental membangkitkan selebrasi politik tanpa menyentuh program apa yang mau ditawarkan oleh dia kepada rakyat,” pungkasnya.







