TANGSELXPRESS – Kabar kurang sedap datang dari Provinsi Bengkulu. Wakil Bupati (Wabup) Kaur Herlian Muchrim dikabarkan menjadi korban ledakan petasan.
Insiden itu terjadi saat Herlian menyalakan kembang api pada perayaan malam tahun baru, di lokasi sentra kuliner, Sabtu (31/12).
Saat dinyalakan, kembang api tersebut meledak di tangannya hingga menyebabkan jari Herlian terbakar dan langsung dibawa ke RS.
Saat ini Wabup Kaur dikabarkan menjalani operasi tulang tangan kiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus Bengkulu.
“Ada musibah insiden kecelakaan pada malam tahun baru 2023, Wakil Bupati Kaur tangannya ada luka akibat petasan yang dipegangnya meledak,” kata Direktur RSUD Kabupaten Kaur dr Leppi Agung Wahyudi di Kota Bengkulu, Minggu (1/1/23).
Dia menyebut, Herlian sempat mengalami pendarahan saat ditangani di RSUD Kaur, namun setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa korban mengalami permasalahan terhadap tulang dan syaraf.
Oleh karena itu, Herlian dirujuk ke RSUD M. Yunus untuk dilakukan operasi bedah tulang atau ortopedi, sebab di RSUD Kaur hanya memiliki dokter bedah umum.
“Karena berkaitan dengan tulang maka korban langsung dirujuk sekitar jam 01.00 WIB ke RSUD M. Yunus dan dilakukan operasi yang dimulai sejak 10.00 hingga saat ini,” ujarnya.
Dia mengatakan, Wakil Bupati Kaur mengalami luka parah di tangan sebelah kiri dan tangan sebelah kanan mengalami luka ringan.
Kemudian, saat dibawa ke RSUD Kabupaten Kaur, kondisi kesadarannya sangat baik, tekanan darah normal, namun kondisi luka korban yang menjadi masalah.
Terpisah, Kadis Kominfo Kabupaten Kaur M Jarnawi membenarkan insiden tersebut. Dia mengatakan, saat ini Herlian Muchrim tengah dirawat di RSUD M Yunus, Bengkulu.
“Saat itu Wabup membakar kembang api berukuran besar dan meledak di tangannya,” kata Jarnawi, Minggu (1/1/2023).
Sementara, Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mendo’akan agar Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim semakin membaik dan segera sembuh.
“Kami selaku kolega, mendoakan agar beliau segera sembuh dan ini merupakan takdir musibah yang tidak bisa kita hindari dan pelajaran untuk kita semua agar lebih berhati-hati,” kata Dedy.







