TANGSELXPRESS Penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, kembali dibuka yang sebelumnya sempat dihentikan sementara akibat cuaca ekstrem.
Petugas Kementerian Perhubungan di Dermaga 3 Pelabuhan Merak Hasan mengatakan, saat ini arus kendaraan menuju penyeberangan Pelabuhan Bakauheni berjalan lancar, tanpa terjadi kepadatan dibandingkan dengan Sabtu (31/12), pukul 16.40-22.00 WIB.
Saat itu, perjalanan Merak-Bakauheni ditutup sementara akibat gelombang tinggi disertai angin kencang. Namun, saat ini kondisi Pelabuhan Merak relatif aman dan normal sehingga penyeberangan lancar.
“Kami melihat kondisi cuaca Pelabuhan Merak pada dua hari dijamin aman untuk pelayaran,” katanya, Minggu (1/1/23) dini hari.
Penyeberangan Merak-Bakauheni berjalan lancar tanpa terjadi antrean, dengan kendaraan bisa diseberangkan.
Selain itu, cuaca di Pelabuhan Merak relatif aman karena tidak begitu tinggi gelombang laut dan juga tiupan angin tidak terlalu kencang.
“Kami terpaksa memilih perjalanan Tahun Baru pada dini hari menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung,” kata Mulyanto yang melakukan perjalanan dengan tujuan Palembang, Sumatera Selatan.
Johansyah, seorang pengemudi kendaraan pribadi lainnya mengaku setelah tiba di dermaga eksekutif, bisa langsung naik ke atas kapal untuk diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni.
“Kami berangkat dari Jakarta hanya 3,5 jam tiba di Pelabuhan Merak dan bisa diseberangkan tanpa terjadi kepadatan,” katanya.
Sebelumnya, pelayaran penyeberangan Merak – Bakauheni ditutup sementara pada Sabtu (31/12) pukul 16.00 WIB, karena cuaca ekstrem hingga kecepatan angin di atas 25 knot atau 46 km/jam.
Selain itu juga ketinggian gelombang berkisar antara 1,0 meter sampai 2,5 meter dan disertai peluang hujan pada malam hingga dini hari.
Selama ini juga faktor selalu berubah-ubah, sehingga ASDP lebih memperhatikan faktor cuaca untuk keselamatan penumpang.
Dengan kondisi demikian, ASDP Merak menutup sementara pelayaran penyeberangan Merak – Bakauheni, Lampung.
“Penghentian pelayanan penyeberangan itu guna keselamatan penumpang,” kata Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) Junaidi dalam keterangan di Merak, Sabtu (31/12).







