TANGSELXPRESS – Pembangunan di Tangerang Selatan (Tangsel) harus menyertakan minimal 12 persen hingga 17 persen lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pasalnya, hal itu untuk memenuhi 20 persen RTH di Tangsel
Kepala Bidang Tata Ruang pada DCKTR Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Yulia Rahmawati menyebut, ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) masih menjadi isu dalam pemenuhan syarat rencana detail tata ruang (RDTR), Kamis 17 November 2022.
“Jadi pada saat kita asistensi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang, peta rencana pola ruang itu khususnya yang menjadi isu di Tangsel itu, RTH,” kata Era kepada wartawan, Kamis 17 November 2022.
“Ketersediaan RTH 20 persen merupakan amanat Undang-Undang yang harus dipenuhi oleh setiap Kota”, ujarnya.
Era menjelaskan, saat ini pihaknya juga telah menetapkan rencana tindak dalam beberapa tahun kedepan untuk memenuhi persentase RTH.
“Apalagi untuk maju ke persetujuan substansi RDTR, Tangsel itu harus mempunyai strategi rencana tindak untuk pemenuhan ketersediaan RTH 20 persen,” lanjutnya.
Rencana tindak yang dimaksud yaitu dengan menggali potensi pengembangan wilayah perumahan yang mengharuskan menyediakan minimal 12,5 persen untuk RTH.
“Ketentuan zonasi setiap pengembangan kawasan ada kewajiban menyediakan RTH,” tegasnya.
Misalnya perumahan kepadatan sangat tinggi, RTH yang harus dipenuhi yaitu 12,5 persen. Sedangkan untuk perumahan kepadatan sangat tinggi yang bertampalan dengan zona banjir itu harus 17,5 persen,” sambung Era.
Saat ini, pihaknya tengah merencanakan untuk memaksimalkan beberapa aset milik Pemkot yang belum ditentukan peruntukannya. Dengan begitu, ia yakin kewajiban Kota Tangsel untuk memenuhi persentase RTH 20 persen dapat terwujud.
“Tahun depan kita ada jadwal evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pada saat evaluasi RTRW, tahun depannya kita peninjauan kembali RTRW tahun 2024,” ungkapnya.
Tahun 2025 nanti, pada saat kita memang mengharuskan direvisi RTRW dari hasil evaluasi, kita sangat optimis pencapaian RTH sudah mendekati angka 10 persen kita optimis dengan hitungan itu,” pungkasnya.







