TANGSELXPRESS – Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan mengklaim telah menemukan obat gagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI). Namun, obat tersebut masih berada di luar negeri dan belum ada di Indonesia.
Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pihaknya telah menemukan obatnya bernama fomepizole atau injeksi, Sabtu 22 Oktober 2022.
“Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya fomepizole atau injeksi,” terang Budi Gunadi Sadikin di Jakarta kemarin.
Meski begitu, Budi Gunadi menjelaskan bahwa obat tersebut saat ini masih berada di Singapura. Dengan demikian, pihaknya berupaya untuk mendatangkan fomepizole ke Indonesia dari produsen Singapura.
“Ada beberapa kali injeksi tapi bisa cukup satu vial, jadi kami merasa lebih yakin bahwa obat ini efektif. Sekarang Pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi untuk pasien yang ada sekarang,” ujar Budi Gunadi.
“Karena kita sudah tahu penyebabnya apa, itu bisa diobati,” urainya.
Sementata, informasi yang berhasil dihimpun TANGSELXPRESS menjelaskan, terkait adanyakasus gagal ginjal akut diketahui sebanyak 133 jiwa meninggal dunia. Angka tersebut didapat dari total pasien yang dirawat sebanyak 241 orang yang berada di 22 provinsi.
Sekedar informasi, dalam melakukan upaya penyembuhan itu pemerintah dikabarkan telah memesan 200 vial fomepizole. Untuk harga fomepizole per satuan mencapai Rp16 juta, sedangkan untuk satu vial fomepizole diklaim bisa digunakan untuk satu orang.







