TANGSELXPRESS – Valentino Simanjuntak sedih dan prihatin usai mengetahui kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang, makan korban jiwa. Valentino mengakui peristiwa itu mengakibatkan semangat dan hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam kariernha sebagai host dan komentator.
Pasalnya, hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusinya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah diberikan di acara sebelumnya, Selasa 4 Oktober 2022.
“Bahwa saya sebagai bagian dari insan sepakbola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat dan hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karier saya sebagai host dan komentator program sepak bola nasional,” tulisnya melalui akun instagram @radotvalent seperti dikutip TANGSELXPRESS.
“Hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusi saya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya,” jelasnya.
Dengan begitu, host yang memiliki ciri khas teriakan Jebret, Jebret, Jebret itu pun tak lupa untuk mengucapkan rasa terima kasih dari Indosiar yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan untuk menjadi host dan komentator di progran BTI Liga I 2022/2023.
“Bahwa saya hendak menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pimpinan Indosiar yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada saya untuk Host dan Komentator Program BRI Liga 1 2022/2023, serta kepada seluruh tim produksi program ini yang secara bersama-sama telah bekerja sama dalam mendukung saya untuk keberhasilan program ini,” ungkap Valentino.
“Tidak lupa saya perlu sampaikan pula, ucapkan terima kasih kepada seluruh pecinta sepak bola Indonesia yang telah memberikan dukungan, kritik dan saran selama saya menjadi Host dan Komentator Program BRI Liga 1 2022/2023 dan mohon maaf untuk segala kekurangan saat melakukan pekerjaan saya,” pungkasnya.







