• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Selasa, 13 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI EKONOMI BISNIS

Peneliti TII: Realisasi Anggaran PEN untuk Penguatan Pemulihan Ekonomi Masih Rendah

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Juni 23, 2022
in EKONOMI BISNIS, NEWS
Reading Time: 2min read
menkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: TangselXpress/Kemenkeu)

62
SHARES
138
VIEWS

TANGSELXPRESS- Dalam konferesi pers APBN Kita Edisi Bulan Februari 2022, Kementerian Keuangan membagi anggaran pemulihan ekonomi menjadi tiga kelompok, antara lain penanganan kesehatan, perlindungan masyarakat dan penguatan pemulihan ekonomi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyebutkan bahwa pada tahun 2022 alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp455,62 triliun. Penanganan kesehatan dialokasikan sebesar Rp122,54 triliun, perlindungan masyarakat sebesar Rp154,76 triliun, dan penguatan pemulihan ekonomi sebesar Rp178,32 triliun.

Di antara ketiga kelompok tersebut, yang realisasi anggarannya terendah adalah kelompok penguatan pemulihan ekonomi.

Nuri Resti Chayyani, Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute (TII), menyoroti kondisi rendahnya realisasi PEN pada kelompok penguatan pemulihan ekonomi yang di dalamnya terdapat bantuan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

UMKM merupakan penopang utama percepatan pemulihan ekonomi Indonesia karena memiliki multiplier effect mulai dari ketenagakerjaan hingga kondisi moneter.

BACA JUGA :  Jokowi Ajak Seluruh Pihak Optimistis Hadapi Ketidakpastian dan Krisis Global

Dalam pengamatannya yang terangkum pada laporan tahunan TII, Policy Assessment 2022, Nuri menuliskan kondisi realisasi program PEN untuk penguatan ekonomi terutama kepada UMKM, dampak realisasi PEN pada UMKM, serta kendala yang dihadapi UMKM. Nuri juga menyebutkan pihak yang telah membantu penguatan ekonomi selain dari PEN.

“Anggaran PEN yang dialokasikan untuk penguatan pemulihan ekonomi merupakan yang terbesar dari total alokasi. Namun, hingga 3 Juni 2022, realisasinya merupakan yang paling rendah di antara kelompok lain,” ujar Nuri.

Laporan Policy Assessment 2022 yang berjudul “Efektivitas Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Terhadap Klaster UMKM” tersebut mengungkapkan bahwa sejak bulan Februari hingga Juni 2022, realisasi penguatan ekonomi adalah yang terendah, yaitu sebesar Rp14,8 triliun atau sekitar 8,3 persen dari Rp178,3 triliun total anggarannya. Berbeda dengan kelompok perlindungan masyarakat, yang realisasinya sudah mencapai Rp55,8 triliun atau sebesar 36,1 persen dari total anggaran Rp154,8 triliun.

BACA JUGA :  KUR BRI Dorong Kemajuan Klaster Jambu Kristal di Purworejo

Nuri menjelaskan, hal tersebut dikarenakan oleh dampak ketidakpastian global dan peningkatan harga pada awal tahun akibat konflik Rusia-Ukraina. Belum kuatnya ekonomi masyarakat pada saat landainya kasus Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, membuat masyarakat dihadapkan dengan lonjakan harga komoditas global seperti Crude Palm Oil (CPO) sehingga pemerintah mengalokasikan bantuan ke Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Walaupun realisasi anggaran untuk penguatan ekonomi adalah yang terendah, namun dampaknya kepada UMKM dapat dilihat dari kondisi posisi kredit dalam Survei Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI) Edisi bulan April 2022 yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI). Secara umum, terdapat peningkatan kredit sejak bulan Januari hingga Maret 2022,” ungkap Nuri.

Nuri juga menyebutkan bahwa berdasarkan ukuran skala usaha, yang paling banyak melakukan kredit adalah usaha mikro. Selain itu, kendala yang dihadapi dalam penyaluran manfaat adalah risiko gagal bayar yang merugikan peminjam dan ketimpangan literasi bagi UMKM dalam informasi ketersediaan pinjaman.

BACA JUGA :  Insiden Tabrakan Dua Pemotor di Serpong, Satu Motor Terbakar

“Kementerian Keuangan bersama Kementerian Koperasi dan UMKM perlu menggencarkan lagi informasi terkait adanya bantuan PEN kepada UMKM. Baik untuk UMKM yang baru mendirikan usahanya, maupun UMKM yang telah terdaftar bantuan sebelumnya. Hal tersebut membutuhkan pendataan dan pengawasan yang lebih ketat agar tepat sasaran. Terkait bantuan subsidi bunga yang diberikan, bank umum dan swasta, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bantuan (LPDB) yang berada di bawah Kemenkop UMKM, perlu mencari solusi agar peminjam tidak gagal bayar dan menimbulkan kredit macet. Kita juga perlu mengapresiasi pihak lain seperti Program Melati Nusantara yang membantu pelaku usaha perempuan untuk bersinergi dalam penguatan pemulihan ekonomi menuju masyarakat sejahtera,” tutup Nuri.

Tags: ekonomiMenteri KeuanganPenguatan Pemulihan Ekonomi NasionalSri Mulyaniumkm
Previous Post

Bahasa Indonesia Populer di Madinah, Jamaah Haji Indonesia Tak Perlu Risau

Next Post

WhatsApp, Instagram dan Netflix Terancam Diblokir Kominfo Juli 2022

Related Posts

Presiden Prabowo Perdana Bermalam di IKN, Tinjau Infrastruktur
NASIONAL

Presiden Prabowo Perdana Bermalam di IKN, Tinjau Infrastruktur

Januari 13, 2026
133
Merasa Hampa Tanpa Sebab? Ini Penjelasan Psikologi di Balik Kekosongan Emosional
KESEHATAN

Merasa Hampa Tanpa Sebab? Ini Penjelasan Psikologi di Balik Kekosongan Emosional

Januari 13, 2026
136
Polda Metro Terima Permohonan Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi
MEGAPOLITAN

Polda Metro Terima Permohonan Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi

Januari 13, 2026
1.3k
Aneka Sambal Nusantara, Cita Rasa Pedas Khas dari Berbagai Daerah
KULINER

Aneka Sambal Nusantara, Cita Rasa Pedas Khas dari Berbagai Daerah

Januari 13, 2026
2.1k
Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Ringan Merata
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Hujan Ringan

Januari 13, 2026
1.2k
Catat, Berikut Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
TANGERANG SELATAN

Lokasi SIM Keliling Tangsel 13 Januari 2026

Januari 13, 2026
1.6k
Next Post
WhatsApp, Instagram dan Netflix Terancam Diblokir Kominfo Juli 2022

WhatsApp, Instagram dan Netflix Terancam Diblokir Kominfo Juli 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com