• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA TANGERANG SELATAN

Batik “Ming Galih Gaya” Juara 1 Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 1, 2026
in NEWS, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 2min read
Batik “Ming Galih Gaya” Juara 1 Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Foto: Pemkot Tangsel

255
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS- Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026 resmi menetapkan tiga karya terbaik. Desainer asal Bandung, Gilang Muhammad Iqbal, berhasil meraih juara pertama melalui karya bertajuk “Ming Galih Gaya”.

Desain tersebut mengangkat konsep akulturasi tiga budaya yang berkembang di Tangerang Selatan, yakni Betawi, Sunda, dan Tionghoa.

Pengumuman pemenang dilakukan dalam rangkaian Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026 di Serpong, Senin (31/8/2026).

Selain Gilang, posisi juara kedua diraih Nuraeni Hasanah yang juga berasal dari Bandung. Sementara juara ketiga diraih Jauza Alya Wada asal Cianjur.

Dewan Juri Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026, Musa Widyatmojo, mengatakan penilaian dilakukan melalui sejumlah tahapan dengan pertimbangan yang ketat.

BACA JUGA :  Pilar Tegaskan Stunting Bukan Cuma Urusan Dinkes, Semua Dinas Diminta Bergerak

Para peserta yang berhasil masuk tahap akhir dinilai berdasarkan berbagai aspek. Penilaian mencakup konsep dan filosofi, kreativitas serta inovasi desain, hingga kesesuaian karya dengan identitas dan karakter Kota Tangerang Selatan.

“Dewan juri telah melakukan penilaian secara objektif, profesional, independen, dan penuh tanggung jawab,” ujar Musa.

Menurut Musa, seluruh finalis yang berhasil mencapai tahap akhir merupakan peserta dengan karya terbaik. Masing-masing desain memiliki keunikan, kekuatan visual, serta filosofi yang berbeda.

Namun, setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan tiga karya terbaik sebagai pemenang Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan Tahun 2026.

Musa berharap karya yang terpilih tidak hanya berhenti sebagai sebuah desain, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari identitas budaya sekaligus kebanggaan masyarakat Tangerang Selatan.

BACA JUGA :  Skin Care Andalan dari Merk Ternama Jadi Solusi Ladies untuk Cantik

“Semoga karya yang terpilih dapat terus dikembangkan, diperkenalkan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi salah satu warisan kreatif yang membanggakan bagi Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Gilang Tak Menyangka Raih Juara Pertama

Sementara itu, Gilang Muhammad Iqbal mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pertama dalam sayembara tersebut.

Karya “Ming Galih Gaya” menjadi desain yang dinilai mampu merepresentasikan keberagaman budaya yang menjadi bagian dari karakter Tangerang Selatan.

Gilang mengangkat akulturasi budaya Betawi, Sunda, dan Tionghoa sebagai gagasan utama dalam desainnya. Konsep tersebut menggambarkan pertemuan berbagai latar budaya yang hidup berdampingan di Tangerang Selatan.

Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan bahwa sayembara desain batik khas Tangerang Selatan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi para desainer dari berbagai daerah untuk menuangkan gagasan kreatif dalam merepresentasikan identitas budaya Tangsel.

BACA JUGA :  Renungan Suci di TMP Seribu, Tangsel Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT ke-81 RI
Tags: akulturasi budaya Tangselbatik Betawi Sunda TionghoaBatik Khas Tangerang Selatanbatik Tangerang Selatanberita tangselbudaya Tangerang Selatandesain batik Tangselekonomi kreatif TangselGilang Muhammad IqbalJauza Alya Wadajuara batik TangselMing Galih Gayamotif batik TangselMusa WidyatmojoNuraeni Hasanahpemenang batik Tangsel 2026Sayembara Batik Tangsel 2026
Previous Post

49 Desainer Berebut Jadi Pencipta Batik Khas Tangsel, Ada Peserta dari Riau hingga Bandung

Next Post

Namanya Liang Teh, Tapi Ternyata Bukan Teh! Ini Asal-usul Minuman Herbal Ini

Related Posts

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Namanya Liang Teh, Tapi Ternyata Bukan Teh! Ini Asal-usul Minuman Herbal Ini

Namanya Liang Teh, Tapi Ternyata Bukan Teh! Ini Asal-usul Minuman Herbal Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com