TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan Gerakan Pejuang Subuh (GPS) Digital Academy Innovation Center di Masjid Al-Kautsar, Villa Dago Pamulang, Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tema “Kolaborasi untuk Generasi Masjid”, program tersebut menjadi wadah pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan digital bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kepala Diskominfo Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurutnya, melalui GPS Digital Academy Innovation Center diharapkan lahir generasi muda Tangsel yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif dan produktif.
“Hari ini, sesungguhnya kita tidak hanya berkumpul untuk menandatangani sebuah nota kesepahaman, tidak juga sekadar meresmikan sebuah program pelatihan. Hari ini kita sedang menanam sebuah harapan. Dengan program ini akan lahir generasi-generasi terbaik dari lingkungan masjid di Kota Tangerang Selatan,” ujar Asep.
Ia mengatakan, Pemkot Tangsel terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat di bidang digital. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan menghadirkan berbagai program pelatihan dan edukasi.
Diskominfo Tangsel, kata Asep, telah mengembangkan infrastruktur digital sejak beberapa tahun terakhir, termasuk menyediakan akses internet gratis di sejumlah ruang publik dan lingkungan masyarakat.
Namun, menurutnya, pembangunan infrastruktur digital saja tidak cukup. Masyarakat juga harus memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi sehingga memberikan nilai tambah.
“Transformasi digital yang sesungguhnya adalah transformasi manusia. Teknologi boleh berubah setiap tahun. Aplikasi boleh datang dan pergi. Artificial Intelligence boleh berkembang semakin canggih. Tetapi pada akhirnya, kemajuan sebuah kota tetap ditentukan oleh kualitas manusianya, dan ini yang kita harapkan,” jelasnya.
Asep juga mengapresiasi DKM Masjid Al-Kautsar Villa Dago Pamulang yang telah berkolaborasi dengan GPS Digital Academy Innovation Center untuk memperluas akses pembelajaran teknologi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua GPS Tangsel Moh. Sartono mengatakan, kehadiran GPS Digital Academy Innovation Center merupakan salah satu upaya menjawab tantangan perkembangan teknologi yang dihadapi generasi muda.
Menurut Sartono, generasi muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka harus memiliki keterampilan untuk memanfaatkan perkembangan digital secara produktif dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
“Kita tidak boleh menjadikan generasi muda hanya sebagai penonton, konsumen, atau bahkan menjadi korban dari derasnya perkembangan teknologi ini,” ujarnya.
Melalui program tersebut, GPS Tangsel juga ingin memperkuat fungsi masjid sebagai ruang pembelajaran sekaligus pemberdayaan masyarakat.
“Kita ingin masjid menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda untuk menatap masa depan. Di sini mereka bisa belajar coding, membuat konten kreatif yang positif, dan memanfaatkan teknologi untuk pengembangan diri,” katanya.
GPS Tangsel berkomitmen mengembangkan pembelajaran digital melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Program tersebut diharapkan dapat membantu generasi muda meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang baru di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.







