TANGSELXPRESS– Munculnya uban pada rambut tidak selalu berkaitan dengan usia lanjut. Sebagian orang bahkan mulai menemukan rambut berwarna putih atau abu-abu ketika masih remaja maupun saat memasuki usia dewasa.
Dilansir dari Cleveland Clinic, uban terjadi ketika folikel rambut mulai mengurangi produksi melanin, yakni pigmen yang memberikan warna pada rambut. Semakin sedikit melanin yang diproduksi, warna rambut akan terlihat semakin abu-abu hingga akhirnya berubah menjadi putih.
Salah satu faktor utama yang memengaruhi kemunculan uban adalah genetik. Seseorang berpotensi mengalami uban lebih cepat apabila memiliki anggota keluarga yang juga mendapatkan uban pada usia relatif muda.
Selain faktor keturunan, proses penuaan alami turut memengaruhi produksi melanin. Seiring bertambahnya usia, produksi pigmen pada folikel rambut secara perlahan dapat menurun. Namun, kecepatan proses tersebut berbeda-beda pada setiap orang.
Kebiasaan Merokok
Gaya hidup juga dapat berkaitan dengan kemunculan uban lebih awal. Kebiasaan merokok dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan proses pemutihan rambut pada usia yang relatif muda.
Karena itu, munculnya uban tidak hanya perlu dilihat dari faktor usia, tetapi juga dari kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi kondisi tubuh.
Kekurangan Nutrisi
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah asupan nutrisi. Dikutip dari National Institutes of Health (NIH), kekurangan vitamin B12 telah dikaitkan dengan munculnya uban lebih dini pada sebagian orang.
Meski demikian, kemunculan beberapa helai uban pada usia muda tidak otomatis menandakan seseorang mengalami kekurangan vitamin atau masalah kesehatan tertentu.
Stres Bisa Berpengaruh
Stres juga menjadi salah satu faktor yang dikaitkan dengan perubahan warna rambut. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa stres dapat memengaruhi sel-sel yang berperan dalam mempertahankan produksi pigmen rambut.
Namun, munculnya uban pada usia muda tidak serta-merta berarti seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan. Beberapa helai uban dapat menjadi bagian dari variasi alami tubuh dan dipengaruhi oleh faktor genetik.
Dalam kondisi tertentu, uban yang muncul lebih awal memang dapat berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu, termasuk gangguan autoimun. Kondisi tersebut biasanya perlu dinilai bersama gejala lain yang menyertainya.
Bisakah Warna Uban Dikembalikan?
Sampai saat ini, belum terdapat metode yang terbukti dapat mengembalikan warna rambut secara permanen pada uban yang terjadi akibat berkurangnya produksi melanin.
Bagi orang yang ingin menyamarkan uban, pewarna rambut dapat menjadi salah satu pilihan. Namun, apabila uban muncul secara tiba-tiba dalam jumlah banyak atau disertai keluhan kesehatan lainnya, pemeriksaan medis dapat dipertimbangkan untuk mengetahui kemungkinan penyebab yang mendasarinya.
Dengan demikian, munculnya uban di usia muda tidak selalu berarti seseorang mengalami penuaan dini. Faktor genetik, perubahan alami tubuh, gaya hidup, asupan nutrisi, stres, hingga kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi kapan uban mulai muncul.







