TANGSELXPRESS – Empat orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan truk bermuatan gulungan kertas di Jalan Raya Malang-Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin pagi, 27 Juli.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Truk yang melaju dari arah Malang menuju Surabaya diduga kehilangan kendali sehingga menabrak sejumlah kendaraan.
“Sopir diduga tidak bisa mengontrol laju kendaraan sehingga terjadi kecelakaan,” kata Jauhar.
Menurut dia, truk lebih dahulu menabrak kendaraan yang berada di depannya. Kendaraan tersebut kemudian melintasi median jalan, masuk ke jalur berlawanan, lalu menghantam mobil tangki air dan dua sepeda motor.
Akibat benturan tersebut, tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Truk kemudian kembali melintasi median jalan, menabrak sejumlah rumah warga dan sebuah sepeda motor sebelum akhirnya berhenti.
Jauhar menjelaskan sopir truk sempat terjepit di dalam kabin selama beberapa jam. Setelah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, sopir dinyatakan meninggal dunia sehingga jumlah korban tewas bertambah menjadi empat orang.
Selain korban meninggal, enam orang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dengan mengumpulkan keterangan para saksi serta barang bukti di lokasi. Olah tempat kejadian perkara akan dilakukan menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) setelah lokasi dinyatakan aman dan kondusif.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian bersama PLN dan BPBD melakukan pengamanan lokasi serta mengatur arus lalu lintas.
Arus kendaraan dari arah Malang menuju Surabaya sempat dialihkan melalui jalan tol akibat proses evakuasi. Namun, setelah truk berhasil dievakuasi, kondisi lalu lintas berangsur kembali normal.
Pantauan di lokasi menunjukkan badan truk telah dipindahkan, sementara gulungan kertas yang terlepas dari bak truk masih berada di sekitar lokasi kejadian dan menunggu proses pembersihan.







