JAKARTA- Pemerintah menargetkan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia mulai menjual biodiesel B50 pada 1 Oktober 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan implementasi B50 akan dilakukan secara nasional setelah Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program mandatori biodiesel B50 pada 9 Juli 2026.
“B50 ditargetkan mulai tersedia di seluruh titik SPBU pada 1 Oktober 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, memperkuat nilai tambah sumber daya alam nasional,” kata Qodari dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).
B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang terdiri atas campuran 50 persen solar dan 50 persen biodiesel berbahan baku minyak sawit. Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan mandatori biodiesel yang sebelumnya telah diterapkan melalui B35 dan B40.
Menurut Qodari, pemerintah menargetkan penghentian impor solar secara bertahap hingga akhirnya dapat dihentikan sepenuhnya. Langkah tersebut diperkirakan mampu menghemat anggaran negara hingga Rp170 triliun.
Selain meningkatkan ketahanan energi nasional, program B50 juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi komoditas kelapa sawit Indonesia melalui peningkatan pemanfaatan di dalam negeri.
Pemerintah, lanjut Qodari, telah menyiapkan seluruh aspek pendukung implementasi program tersebut, mulai dari kapasitas produksi biodiesel, ketersediaan bahan baku, hingga infrastruktur pencampuran (blending) dan distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.
“Dari aspek pasokan dan distribusi, pemerintah memastikan kesiapan kapasitas produksi biodiesel, ketersediaan bahan baku, serta infrastruktur pencampuran atau blending dan distribusi,” ujarnya.
Dengan kesiapan tersebut, pemerintah optimistis implementasi B50 dapat berjalan sesuai target dan tersedia secara merata di seluruh SPBU di Indonesia mulai awal Oktober 2026.







