• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Tenang! Meski Dolar Tembus Rp17.400, Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 11, 2026
in EKONOMI, EKONOMI BISNIS, NEWS
Reading Time: 2min read
Tenang! Meski Dolar Tembus Rp17.400, Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
221
SHARES
2.3k
VIEWS

JAKARTA– Kabar tentang nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat (AS) dan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai Rp 240 triliun memang cukup membuat deg-degan. Wajar jika sebagian besar masyarakat langsung khawatir, takut harga kebutuhan pokok melambung tinggi.

Tapi, tunggu dulu. Sebelum ikut-ikutan panik dan berbondong-bondong membeli dolar, mari kita bedah data dengan akal sehat dan fakta valid. Kesimpulannya: Indonesia tidak sedang bangkrut.

Bukan karena Ekonomi Hancur, Tapi Efek Badai Global

Menurut Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi, pelemahan rupiah kali ini murni disebabkan oleh faktor eksternal, tepatnya badai geopolitik yang menerpa dunia.

“Konflik antara AS dan Iran yang kembali pecah telah mengancam gencatan senjata dan menghancurkan harapan untuk membuka kembali Selat Hormuz secara penuh. Ini meningkatkan kekhawatiran pasar global terhadap risiko gangguan distribusi minyak dan gas,” ujarnya dikutip dari media online Kontan.co.id, ditulis Senin (11/5/2026).

BACA JUGA :  Mata Uang Asia Tertekan, Rupiah Ikut Melemah Per Hari Ini

Akibatnya, hampir semua mata uang dunia ikut anjlok, bukan hanya rupiah. Jadi, ini adalah badai dari luar, bukan karena kebocoran pada atap rumah kita sendiri.

Fakta Penenang: Rasio Utang Hanya 40,75 Persen, Jauh dari Batas Bahaya

Lalu bagaimana dengan kabar defisit APBN Rp240 triliun dan total utang pemerintah yang mencapai Rp9.920,42 triliun per 31 Maret 2026? Angka itu memang besar, tetapi mari kita lihat rasionya terhadap kemampuan negara.

Berdasarkan data terbaru, rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hanya berada di angka 40,75 persen. Posisi ini memang meningkat hampir 3 persen dibanding akhir 2025 yang sebesar Rp 9.637,9 triliun. Namun, angka ini masih sangat jauh di bawah ambang batas aman yang ditetapkan undang-undang dan standar internasional, yaitu 60 persen.

BACA JUGA :  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2023 Diprediksi oleh Lembaga Dunia, Hasilnya Mengejutkan 

“Kendati rasio utang relatif masih di bawah standar internasional yakni 60 persen, berbagai lembaga internasional turut memerhatikan rasio utang maupun bunganya terhadap penerimaan negara,” jelasnya.

Artinya, utang kita masih dalam kategori sehat dan terkendali. Ibarat rumah tangga, cicilan bulanan kita masih jauh di bawah pendapatan.

Fakta Penenang: Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Tertinggi dalam 5 Tahun

Di tengah terpaan badai, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kabar baik yang jarang disorot. Ekonomi Indonesia justru tumbuh sebesar 5,61 persen! Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Bayangkan, sementara negara-negara lain sedang limbung, aktivitas produksi, investasi, dan belanja masyarakat Indonesia masih bergerak positif. Inilah yang membedakan kondisi saat ini dengan krisis 1998 atau 2008.

Analogi Sederhana: Badai di Luar, Pondasi di Dalam Kokoh

Agar lebih mudah dipahami, bayangkan skenario ini: Badai kencang sedang menerpa lingkungan perumahan kita. Banyak rumah tetangga yang gentengnya beterbangan. Tapi rumah kita? Pondasinya terbuat dari beton bertulang. Ekonomi tumbuh 5,61 persen adalah bukti pondasi itu kokoh. Rasio utang 40,75 persen adalah bukti struktur rumah tidak ambruk hanya karena terpaan angin.

BACA JUGA :  Dibandingkan Mata Uang Negara Lain, Pelemahan Rupiah Dinilai Masih Lebih Baik

Maka, reaksi yang paling tepat bukanlah panik atau memborong dolar asing. Tindakan cerdas yang bisa kita lakukan adalah:

1. Stop panic buying dolar. Memborong dolar hanya akan memperparah pelemahan rupiah.
2. Tetap rajin belanja produk lokal. Ini adalah bentuk nyata membantu perputaran ekonomi dalam negeri.
3. Jangan percaya hoaks. Selalu cek data ke BPS, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia.

Mari kita jaga Indonesia bersama dengan kepala dingin dan optimisme yang berdasar data. Karena negara ini tidak sedang bangkrut, justru sedang tumbuh.(*)

Tags: Ekonomi Indonesianilai rupiah
Previous Post

Pentingnya Anggaran bagi Perusahaan Dagang dan Jasa di Era Modern

Next Post

9 Tanda Hubungan Baru Berjalan Sehat, Nyaman Tanpa Drama dan Bikin Tenang

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
9 Tanda Hubungan Baru Berjalan Sehat, Nyaman Tanpa Drama dan Bikin Tenang

9 Tanda Hubungan Baru Berjalan Sehat, Nyaman Tanpa Drama dan Bikin Tenang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com