• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 7 Mei, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Jangan Anggap Sepele, Es Batu dari Air Mentah Bisa Sebabkan Penyakit Berbahaya

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Mei 7, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 3min read
Jangan Anggap Sepele, Es Batu dari Air Mentah Bisa Sebabkan Penyakit Berbahaya
227
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Es batu kerap dianggap hanya sebagai pelengkap minuman yang aman dikonsumsi. Padahal, anggapan itu tidak selalu benar, terutama jika es dibuat dari air mentah atau air yang kebersihannya tidak terjamin. Risiko kesehatan dari es batu semacam ini perlu mendapat perhatian karena proses pembekuan tidak otomatis membunuh seluruh kuman penyebab penyakit.

Air yang telah terkontaminasi mikroorganisme tetap bisa menjadi sumber penularan berbagai penyakit berbasis air, seperti diare, kolera, disentri, tifoid, hingga polio.

Es batu dari air mentah bisa tetap membawa kuman

Banyak orang beranggapan bahwa air yang sudah membeku otomatis menjadi aman. Padahal, suhu dingin hanya memperlambat pertumbuhan sebagian mikroorganisme, bukan mematikan semuanya. Saat es mencair di dalam minuman, bakteri, virus, atau parasit yang masih bertahan dapat ikut masuk ke tubuh.

Bahaya es batu dari air mentah biasanya berasal dari kualitas air yang buruk, tempat penyimpanan yang kotor, tangan pembuat yang tidak higienis, hingga proses distribusi yang tidak terlindungi. Risiko ini semakin besar pada es balok yang dihancurkan di tempat terbuka atau diangkut tanpa perlindungan kebersihan.

BACA JUGA :  Perlu Tahu, Ini Bahaya Es Batu yang Mengandung Bakteri

Risiko kesehatan yang mengintai

Dampak paling umum dari konsumsi es batu yang tidak higienis adalah gangguan pada sistem pencernaan. Gejala yang bisa muncul antara lain sakit perut, mual, muntah, diare, demam, hingga tubuh terasa lemas.

World Health Organization menegaskan bahwa pencegahan diare sangat berkaitan dengan akses air minum yang aman, sanitasi yang baik, kebiasaan mencuci tangan, dan kebersihan makanan. Artinya, es batu juga harus memenuhi standar kebersihan yang sama seperti bahan konsumsi lainnya.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan sistem imun lemah memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi, termasuk dehidrasi akibat diare.

Kenali tanda-tanda es batu yang patut diwaspadai

Es batu yang berbahaya tidak selalu bisa dikenali hanya dari tampilannya. Es yang terlihat bening belum tentu steril atau bebas kuman.

BACA JUGA :  Pesan Presiden Jokowi di Hari Anak Nasional, Singgung Pentingnya soal Perlindungan Anak

Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai, seperti bau tidak sedap, adanya partikel kotoran, penyimpanan di lantai, dipegang langsung dengan tangan, atau dimasukkan ke minuman menggunakan alat yang tidak bersih.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga menyarankan untuk menghindari es batu jika tidak yakin es tersebut dibuat dari air yang aman. Ini menunjukkan bahwa keamanan es sangat bergantung pada kualitas air dan kebersihan proses pembuatannya.

Cara mengurangi risiko

Cara paling aman adalah menggunakan es batu yang dibuat dari air matang atau air minum kemasan yang layak konsumsi. Jika membuat sendiri di rumah, pastikan cetakan es bersih, tempat penyimpanan tertutup rapat, dan hindari menyentuh es langsung dengan tangan.

BACA JUGA :  Ini Identitas Ketiga Korban Meninggal Saat Kebakaran Hotel All Nite & Day

Gunakan penjepit atau sendok bersih untuk mengambil es agar tidak terjadi kontaminasi ulang.

Saat membeli minuman di luar, pilih penjual yang menjaga kebersihan area, alat, dan bahan. Hindari membeli minuman dengan es yang disimpan terbuka atau terlihat kurang higienis.

Jika sedang bepergian ke daerah dengan akses air bersih yang terbatas, pilihan paling aman adalah minuman kemasan tersegel tanpa tambahan es.

Es batu memang memberikan sensasi segar, tetapi keamanannya tetap harus menjadi perhatian utama. Memastikan sumber air bersih dan proses pembuatan yang higienis dapat menjadi langkah sederhana untuk mencegah risiko penyakit bagi diri sendiri dan keluarga.

Tags: bahaya es batuEs batu
Previous Post

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Banten Datang Lebih Cepat, Puncaknya Agustus

Next Post

Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper

Related Posts

Tragedi Kereta di Bekasi Jadi Alarm Keras, Pengamat Desak Audit Total Sistem Keselamatan
MEGAPOLITAN

Tragedi Kereta di Bekasi Jadi Alarm Keras, Pengamat Desak Audit Total Sistem Keselamatan

Mei 7, 2026
2.2k
Kecelakaan Maut di Muratara, Bus ALS Diduga Hilang Kendali Saat Hindari Lubang
DAERAH

Kecelakaan Maut di Muratara, Bus ALS Diduga Hilang Kendali Saat Hindari Lubang

Mei 7, 2026
2.4k
Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper
FILM & MUSIK

Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper

Mei 7, 2026
2.8k
Ini Penjelasan BMKG Terkait Musim Kemarau 2025 Berdurasi Lebih Singkat
BANTEN

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Banten Datang Lebih Cepat, Puncaknya Agustus

Mei 7, 2026
2.9k
Resep Nasi Goreng Vegetarian Sehat, Praktis dan Tetap Gurih untuk Semua Kalangan
KULINER

Resep Nasi Goreng Vegetarian Sehat, Praktis dan Tetap Gurih untuk Semua Kalangan

Mei 7, 2026
2.9k
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel 7 Mei 2026: Waspada! Hujan Ringan Diprediksi Turun Sepanjang Hari Ini

Mei 7, 2026
2.2k
Next Post
Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper

Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com