TANGERANG SELATAN– Film Kupilih Jalur Langit menghadirkan kisah pernikahan dengan sudut pandang religius yang kental dengan nuansa kehidupan pesantren. Cerita ini menyoroti makna pernikahan sebagai ibadah terpanjang yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Tokoh utama Amira, yang diperankan Zee Asadel, digambarkan sebagai seorang santriwati taat yang meyakini bahwa melayani suami merupakan jalan untuk meraih rida Tuhan.
Namun, kehidupan rumah tangga yang ia bayangkan tidak sepenuhnya terwujud. Setelah menikah, Amira justru dihadapkan pada ujian berat yang menguji kesabaran dan keyakinannya.
Amira telah berusaha menjalankan perannya sebagai istri dengan sepenuh hati, mulai dari mempersiapkan diri, belajar memasak, hingga menjaga penampilan untuk suaminya. Sayangnya, sang suami Furqon yang diperankan Emir Mahira justru bersikap dingin.
Furqon digambarkan enggan memberikan nafkah batin dan menjaga jarak dari Amira, membuat hubungan mereka terasa hambar meski telah sah sebagai pasangan suami istri. Kondisi ini membuat Amira diliputi keraguan dan mulai mempertanyakan dirinya sendiri.
Seiring berjalannya cerita, terungkap bahwa sikap Furqon dipengaruhi masa lalu yang belum selesai. Ia masih terikat dengan kenangan bersama Dara, yang diperankan Ratu Rafa.
Bayang-bayang masa lalu tersebut membuat Amira harus berjuang sendirian mempertahankan rumah tangganya. Berbagai upaya ia lakukan, mulai dari meminta saran teman hingga mencari solusi untuk mengubah sikap sang suami.
Ketika komunikasi tidak lagi membuahkan hasil, Amira memilih mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai jalan terakhir. Ia berharap menemukan jawaban dan ketenangan dalam menghadapi ujian hidupnya.
Film ini menghadirkan konflik rumah tangga yang emosional dan relevan dengan kehidupan banyak orang. Kupilih Jalur Langit telah tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak 23 April 2026.







