TANGERANG SELATAN– Lembaga Layanan Disabilitas (LLD) Universitas Pamulang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (7/4/2026). Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan kapasitas mahasiswa disabilitas melalui program “BERSIAP” dan “Inclusive Hiring”.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Pamulang tersebut dihadiri jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Dari pihak KONEKIN, hadir Human Capital Officer Rafifah Indra Azhari yang turut menandatangani dokumen kerja sama, didampingi Rara beserta tim manajemen. Sementara itu, Universitas Pamulang diwakili oleh Kepala LLD, Dr. Nani Rusnaeni, S.E., M.M.

Kerja sama ini bertujuan membangun sinergi dalam mendukung mahasiswa disabilitas agar memiliki kesiapan optimal saat memasuki dunia kerja.
Dr. Nani Rusnaeni menyampaikan optimismenya terhadap kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan KONEKIN menjadi langkah penting dalam mewujudkan kampus yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pada kesiapan karier mahasiswa disabilitas.
“Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan Universitas Pamulang menjadi inkubator yang mempersiapkan mahasiswa disabilitas untuk bersaing di dunia profesional. Komitmen kami adalah memberikan aksesibilitas setara serta dukungan akademik agar setiap mahasiswa dapat berkembang tanpa hambatan,” ujarnya.

Dalam dokumen kesepahaman, kerja sama mencakup sejumlah program yang mengacu pada prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di antaranya penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan melalui workshop peningkatan kapasitas, serta pengembangan kurikulum berbasis inklusi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Selain itu, kedua pihak juga akan memfasilitasi program magang inklusif bagi mahasiswa disabilitas, melaksanakan penelitian bersama terkait isu disabilitas, serta mendorong publikasi ilmiah di tingkat nasional dan internasional.
Dukungan lain yang disepakati meliputi penyediaan aksesibilitas data serta pengelolaan database mahasiswa disabilitas guna memastikan program berjalan tepat sasaran.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa disabilitas di Universitas Pamulang diharapkan tidak hanya memperoleh akses pendidikan berkualitas, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia kerja inklusif.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kedua pihak dalam mendorong inklusi di dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja.







