JAKARTA – KAI Commuter menyampaikan keterangan resmi terkait peristiwa tragis yang melibatkan seorang pengguna kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu sore, 21 Januari 2026. Berdasarkan hasil penelusuran awal, korban diduga sengaja melompat ke jalur rel tepat ketika kereta api tengah melintas.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Insiden diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.50 WIB di area Peron 1 Stasiun Gondangdia.
“Yang bersangkutan diduga melompat ke jalur rel pada saat KA Gajayana akan melintas di peron stasiun,” ujar Karina dalam keterangan resminya, dikutip Kamis, 22 Januari 2026.
Peristiwa ini terjadi ketika KA Gajayana relasi Malang–Gambir melaju melintasi Peron 1. Pada saat bersamaan, petugas keamanan stasiun yang sedang bertugas melihat adanya tindakan berbahaya dari salah satu pengguna.
“Petugas Pengamanan Stasiun Gondangdia yang berjaga di Peron 1 mendapati seorang pengguna melakukan aksi berbahaya dengan melompat ke rel ketika kereta api jarak jauh melintas,” tambahnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas KAI Commuter segera menuju lokasi di ujung Peron 1 untuk melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke Pos Kesehatan Stasiun Gondangdia untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat.
“Pengguna mengalami luka berat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit PGI Cikini untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Karina. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya.
Menanggapi kejadian ini, KAI Commuter kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan keselamatan selama berada di area stasiun. Pengguna diimbau untuk menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan demi mencegah kejadian serupa terulang.
“Selalu patuhi aturan keselamatan, termasuk tidak berdiri melewati garis aman saat menunggu kereta di peron,” tutup Karina.







