TANGERANG SELATAN – Berbagai wilayah di Sumatra saat ini tengah dilanda banjir bandang yang menyebabkan ratusan orang hilang, korban jiwa berjatuhan, dan ribuan warga harus mengungsi.
Kondisi bencana yang dibarengi cuaca tidak menentu serta minimnya asupan makanan bernutrisi membuat masyarakat, terutama kelompok rentan, menjadi lebih mudah terserang penyakit.
Salah satu infeksi yang perlu diwaspadai, khususnya oleh kelompok lansia, adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV).
RSV merupakan virus pernapasan yang umumnya menimbulkan gejala ringan seperti pilek, namun dapat berakibat serius pada bayi, lansia, dan individu dengan imunitas rendah.
Virus ini menyerang hidung, tenggorokan, hingga paru-paru, serta menular sangat cepat melalui kontak langsung atau percikan saat batuk dan bersin.
Lansia menjadi kelompok berisiko tinggi karena sistem kekebalan tubuh mereka cenderung melemah seiring usia. Bagi lansia dengan penyakit penyerta, risiko infeksi berat dan komplikasi bisa meningkat signifikan.
“Lansia sehat sekalipun, kalau terkena RSV, terlepas punya komorbid atau tidak, risikonya tetap lebih tinggi mengalami infeksi berat,” ujar dokter spesialis penyakit dalam, dr. Robert Sinto, SpPD, K-PTI, DPhil, FINASIM, FHEA, di Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.
Karena itu, pencegahan sangat penting dilakukan, terutama bagi lansia yang tinggal di lokasi bencana dan pengungsian. Salah satunya adalah menjaga jarak dari orang yang menunjukkan gejala infeksi pernapasan seperti hidung berair, demam, batuk, atau sakit tenggorokan.
“Dalam situasi pengungsian, semua orang berkumpul. Di sinilah peran pemerintah diperlukan untuk memastikan perilaku hidup bersih dan sehat bisa diterapkan,” jelas dr. Robert.
Ia menambahkan, dukungan khusus bagi lansia perlu dipenuhi, seperti menyediakan tempat tinggal yang bersih, makanan bergizi, akses kebersihan diri, hingga kesempatan untuk tetap bergerak atau berolahraga ringan. Pemerintah juga diharapkan menugaskan pendamping untuk memastikan kebutuhan dasar lansia terpenuhi.
Selain langkah-langkah tersebut, vaksinasi RSV juga direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan. Vaksin dapat diberikan kepada lansia usia 60 tahun ke atas, termasuk mereka yang sedang tinggal di pengungsian.







