SUMEDANG – Kecelakaan maut menimpa sebuah mikrobus rombongan peziarah bernomor polisi E 7566 KC di Jalan Raya Malangbong–Wado, tepatnya di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (1/11/2025) malam sekitar pukul 20.05 WIB.
Insiden tragis ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia, termasuk satu korban yang sempat kritis dan akhirnya meninggal dunia di ruang ICU RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Tiga korban lainnya tewas di lokasi kejadian.
Seluruh korban meninggal diketahui berasal dari Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, masing-masing bernama Esih (63), Tasa (54), Mulya (55), dan Sarnawi (57).
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan terjadi ketika mikrobus yang membawa 19 penumpang dan satu sopir itu mencoba menyalip kendaraan di depannya di tikungan tajam dan menurun. Diduga sopir tidak mengenal medan jalan yang berkelok tajam, sehingga kehilangan kendali dan kendaraan terguling di bahu jalan.
Sejumlah penumpang mengalami luka berat dan ringan, terutama di bagian wajah, pelipis, dan tangan akibat pecahan kaca. Beberapa penumpang bahkan sempat terjepit di dalam kabin kendaraan.
Petugas BPBD Sumedang, kepolisian, dan warga sekitar segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Semua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Wado, sementara korban luka berat dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah untuk mendapatkan perawatan intensif.
Proses Evakuasi Dramatis
Anggota Pusdalops BPBD Sumedang, Dede Fadilah, mengatakan proses evakuasi sempat berlangsung sulit karena beberapa korban terjepit di dalam kendaraan.
“Korban yang terjepit sulit dievakuasi, namun alhamdulillah berhasil dikeluarkan. Sebagian mengalami luka berat dan ringan, semuanya langsung dibawa tim medis ke Puskesmas Wado,” ujar Dede, Sabtu malam, dilansir dari Beritasatu.com.
Rombongan Peziarah dari Majalengka dan Kuningan
Menurut Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Dini Kulsum Mardiani, rombongan tersebut berasal dari Majalengka dan Kuningan, dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya usai melakukan ziarah.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk meminta keterangan dari saksi dan korban yang selamat,” ungkap AKP Dini.
Hingga Minggu (2/11/2025) dini hari, sebanyak 17 korban masih dirawat, dengan 12 orang menjalani perawatan lanjutan dan empat lainnya diperbolehkan pulang.
Peringatan bagi Pengguna Jalan
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan besar dan rombongan wisata, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Malangbong–Wado yang dikenal berliku, menurun, dan rawan kecelakaan.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di jalur tersebut dan menjadi pengingat penting akan pentingnya kewaspadaan serta penguasaan medan jalan bagi para pengemudi.







