• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY:Trio Kwek

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Agustus 8, 2025
in NEWS, OPINI
Reading Time: 3min read
brics
89
SHARES
1.3k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

Anda benar-benar tahu lebih dulu dari saya: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan tarif tambahan untuk India: 25 persen. Total menjadi 50 persen. Persis sama dengan yang dikenakan Trump pada Brasil.

Sikap pemimpin India, Narendra Modi, lebih keras dari pemimpin Brasil Lula da Silva. “Saya harus melindungi para petani India. Ini harga mati,” ujar Modi blak-blakan. Ia tidak takut dengan tarif 50 persen itu. “Saya juga harus melindungi nelayan kami. Peternak susu kami,” tambahnya.

Begitu manis di telinga rakyat jelata di bawah India.

Modi sendiri segera ke Tiongkok. Itu kunjungan pertama dalam tujuh tahun terakhir. Kebetulan ada ”KTT Forum Tetangga”. Tempatnya, tahun ini, di Tianjin –30 menit naik kereta cepat dari Beijing. KTT itu adalah forum negara-negara yang berbatasan dengan Tiongkok.

Tiongkok punya tetangga sebanyak 14 negara. Tidak ada negara lain yang ”tetangga sebelah”-nya sebanyak itu. Forum Tetangga ini bukan pertemuan formal. Ini forum informal: Shanghai Corporation Organisation. Lebih sering dilaksanakan di Shanghai.

Kunjungan Modi tanggal 31 Agustus nanti menjadi lebih penting setelah sama-sama jadi korban Donald Trump. Apalagi sejak tegang akibat kontak senjata di lembah Himalaya Modi belum pernah ke Tiongkok.

BACA JUGA :  DISWAY: AI Diplomat

Memang agak sulit menyilangkan kepentingan antar dua negara. Sama-sama haus energi. Sama-sama impor minyak dari Rusia. Tiongkok terbanyak, India runner-up.

Sebenarnya ada yang bisa dikerjasamakan: gas Rusia dialirkan ke India lewat daratan Tiongkok. Toh Tiongkok sudah punya jaringan pipa gas sampai Kunming. Bisa disambung ke daratan India. Seperti Eropa memasang pipa gas dari Rusia lewat daratan Ukraina. Juga lewat bawah laut di selatan Finlandia.

Selebihnya: Tiongkok dan India adalah pesaing di banyak bidang. Hubungan mereka lebih sensitif. Saya heran mengapa India mau menjadi pendiri BRICS bersama Tiongkok, Rusia, Brasil, dan Afrika Selatan. Jangan-jangan India berpikir justru harus masuk BRICS agar tahu perut Tiongkok lebih dalam –sebagai pesaing apa saja.

Yang jelas India memang punya sikap independen yang tinggi. BRICS bisa jadi alternatif dalam menghadapi dominasi blok Barat.

Bagi Tiongkok lebih mudah memberikan solidaritasnya ke Brasil. Tiongkok memerlukan Brasil: kedelainya. Apalagi setelah sulit mendapatkan pasok kedelai dari Amerika Serikat.

Maka di saat Brasil dikenakan tarif 50 persen, Tiongkok langsung buka tangan: silakan ekspor kopi ke Tiongkok. Tanpa bea masuk.

BACA JUGA :  DISWAY: Jadi Tersangka

Itu bentuk solidaritas Tiongkok yang luar biasa bagi Brasil. Si Samba adalah produsen kopi terbesar di dunia. Arabicanya. Robustanya. Selama ini ekspor terbesarnya ke Amerika. Di saat pukulan berat, sahabat menjulurkan tangan.

Apalagi Tiongkok sekarang dalam proses beralih dari teh ke kopi. Lebih satu miliar orang akan beralih ke kopi.

Di Tiongkok, kafe sudah bermunculan seperti jamur. Dulu saya sangat jarang melihat orang Tiongkok minum kopi. Minumnya selalu teh. Botol yang dibawa selalu berisi teh. Di mobil minuman yang ditaruh di sebelah kemudi adalah teh.

Teman saya, pemilik Kopi Kapal Api, pernah investasi pabrik kopi di Shanghai. Gagal. Terlalu dini. Ia seperti jualan sepatu di Afrika di zaman semua orang lebih merasa enak tanpa alas kaki. Bertahun-tahun Kapal Api mencoba bertahan. Tidak berhasil. Rugi terus.

Dasar hoki, ia tiba-tiba ketiban rezeki: Pemda Shanghai akan membangun arena balap mobil Formula One. Lokasinya mencakup pabrik kopinya. Ia kena gusur. Dapat ganti rugi yang sangat besar. Seluruh kerugiannya bertahun-tahun terbayar oleh proyek Formula 1.

Belakangan ia melihat orang Tiongkok mulai gemar minum kopi. Maka ia terpikir untuk membuka pabrik kopi lagi di sana. Lokasinya di antara Shanghai dan Hangzhou. Kini, saya dengar, usahanya itu sukses. Saya sudah beberapa kali ditawari mengunjunginya tapi masih belum dapat waktu.

BACA JUGA :  Kenangan Keluarga Sandy Permana: Ajakan Makan Malam Terakhir sebelum Dibunuh Tetangga

Cafe asal Amerika pun, Xing Ba Ke (星巴克) kini punya 7.500 gerai di seluruh Tiongkok. Target berikutnya: tahun depan menjadi 9.000 gerai.

Di sana, kalau Anda bertanya di mana Starbucks akan sulit mendapat jawaban. Tapi kalau Anda bertanya di mana Xing Ba Ke, Anda langsung ditunjukkan di mana Starbucks.

Sukses Xing Ba Ke itu ditangkap pengusaha lokal. Ia bikin pesaing Starbucks. Namanya: Luckin Coffee. Dalam sekejap mengejar Xing Ba Ke. Lalu menyalipnya. Kini jauh meninggalkannya: akhir Maret lalu sudah punya 24.000 gerai. Empat bulan kemudian menjadi 26.000 gerai.

Dalam bahasa lokal Luck’in Coffee disebut Ruixing (瑞幸咖啡). Logonya bukan kepala gajah atau kepala banteng, tapi kepala kijang.

Maka Brasil sudah menemukan pasar baru untuk produk utamanya. Akan bersaing dengan kopi produk Indonesia yang dibawa ke sana oleh Kapal Api.

Brasil, India, Tiongkok kini jadi trio kwek-kwek yang teriakan mereka bisa memekakkan telinga Trump: kwek-kwek-kwek-kwek…(*)

Tags: Amerika Serikatbrasilbricsdahlan iskanIndianarendra modisijinpingtarif imporTiongkok
Previous Post

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Guyur Seluruh Wilayah

Next Post

Presiden Prabowo Perintahkan Pengoplos Beras Diproses Hukum

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.3k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Beri Sinyal Reshuffle, Prabowo: Tidak Mau Kerja untuk Rakyat Akan Saya Singkirkan

Presiden Prabowo Perintahkan Pengoplos Beras Diproses Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com