JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar operasi antipremanisme. Langkah ini untuk memberantas berbagai bentuk aksi premanisme yang kerap meresahkan masyarakat di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).
Operasi ini merupakan langkah strategis yang mencakup tiga pendekatan utama di antaranya preemtif, preventif, hingga penegakan hukum (represif) terhadap para pelaku premanisme.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan operasi ini bukan hanya berbasis pada penindakan, melainkan diawali dengan edukasi kepada masyarakat dan pengawasan intensif di lokasi-lokasi rawan.
“Giat penanggulangan premanisme dimulai dari langkah preemtif, yakni dengan memberikan penyuluhan, pendekatan dialogis, dan membangun kesadaran hukum,” jelas Ade Ary dikutip pada Sabtu (10/5/2025).
Ade Ary menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto telah memberi arahan langsung kepada seluruh Kapolres dan jajaran agar menjadikan pemberantasan premanisme sebagai salah satu prioritas utama perlindungan masyarakat.
“Kapolda mengingatkan bahwa kehadiran polisi harus betul-betul dirasakan. Tidak boleh ada ruang untuk aksi premanisme di tengah masyarakat,” tuturnya.
Menurut Ade Ary, operasi ini menyasar berbagai lokasi yang berpotensi menjadi tempat praktik premanisme seperti pasar, terminal, pelabuhan, stasiun, kawasan parkir liar, dan wilayah pemukiman yang sering dikeluhkan masyarakat.
“Kami hadir 24 jam di lapangan. Jika masyarakat menemukan adanya pungutan liar, pemalakan, intimidasi, ancaman atau pemaksaan dalam bentuk apa pun, jangan ragu untuk melapor. Hubungi layanan polisi 110, kami siap tindaklanjuti,” terangnya.
Pada kesepatan yang sama, mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan tetap mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat.
“Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan warga. Premanisme adalah musuh bersama. Dengan kerja sama dan keberanian untuk melapor, kami percaya situasi kamtibmas akan tetap kondusif,” tukasnya.







