• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Arjuno 20.000

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Desember 31, 2024
in NEWS, OPINI
Reading Time: 3min read
disway arjuno 200.000

Di depan Hortimart Agro Center.Foto: Disway

109
SHARES
5.7k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

 

Ia ulang tahun ke-88. Saya tidak bisa datang –saat itu lagi di Tiongkok dalam perjalanan ke Amerika. Dari Shenzhen saya bikin video: selamat ulang tahun.

Namanya Anda sudah kenal: Budi Dharmawan. Nama mandarinnya: Kwik Kian Djien. Aktivis buah tropis. Punya kebun buah percontohan di Bawen, selatan Semarang. Ia membangun vila di tengah kebun itu. Di situ ultah ke-88 dirayakan. Video ucapan dari Shenzhen pun diputar.

Saya ke kebun Hortimart Agro Center itu. Kemarin pagi. Siapa tahu Pak Budi masih tidur di vilanya. Ternyata tidak ada. Ia lagi ke Bogor. Nanti malam ia akan merayakan malam tahun baru dengan anak cucu di kota hujan itu.

Tidak masalah.

Saya berfoto di depan vila. Biar foto itu dikirim ke Bogor: pertanda saya telah hadir di ulang tahunnya.

Lalu saya keliling kebun buah tropis itu: 20 hektare. Buah apa saja ada. Semuanya organik. Saya diantar Mbak Damayanti. Dia sudah 16 tahun di kebun itu. Sudah pandai menjadi pemandu wisata buah tropis.

BACA JUGA :  DISWAY: Eksis Belum

Sebenarnya ada satu jenis durian yang ingin saya rasakan di situ: durian Arjuno. Nama itu memang ciptaan pak Budi sendiri. Daripada durian itu tidak bernama.

Begitu banyak durian lokal yang tidak bernama. Banyak yang enak: ada yang manis, ada yang pahit, ada pula yang di antara manis dan pahit.

Pak Budi mengumpulkan mereka yang tidak bernama itu di kebunnya. Mereka yang tidak bernama itu pun dicoba dibedakan berdasarkan rasa. Ternyata banyak sekali. Hampir 90 jenis. Dicarilah nama yang harus berbeda. Pak Budi akhirnya memilih nama-nama wayang kulit.

Durian lokal yang rasanya terenak ia beri nama “Durian Arjuno” –lelananging jagat: tokoh playboy paling ganteng nan pertapa. Paling ganteng se dunia wayang.

“Pernah salah satunya diberi nama tokoh wayang yang sangat populer, yakni Sengkuni,” ujar Damayanti. “Tapi banyak yang membencinya. Lalu nama Sengkuni dihapus,” tambah alumnus Undip Semarang itu.

BACA JUGA :  DISWAY: Pemerintahan Sederhana

Meski rasanya tidak kalah dengan Musangking tetap saja harga Arjuno masih kalah. Beda Rp 100.000 per kilogram. Musangking dijual Rp 300.000/kg (termasuk kulitnya). Arjuno Rp 200.000. Sedang durian lokal lainnya Rp 50.000.


Foto: Disway

Di pintu masuk kebun itu memang ada toko buah. Tidak ada buah impor. Itu toko penjual hasil kebun buah tropis itu sendiri. Kalau pun ada buah dari luar, itu dari kebun rakyat yang dibina Pak Budi.

“Beliau punya Yayasan Obor Tani,” ujar Damayanti. Yayasan itulah yang mendidik petani yang ingin bergerak di bidang buah tropis.

Setelah lulus pendidikan barulah mereka mendapat bibit buah yang diinginkan. Bibit apa saja ada. Di bagian belakang kebun itu ada sektor pembibitan.

Yayasan tidak melepas begitu saja mereka. Selama empat tahun Yayasan Obor Tani menempatkan orang khusus untuk membimbing mereka. Sampai berhasil.

Sudah ada 127 petani binaan Pak Budi. Mereka tersebar di seluruh Indonesia. Khusus yang di Jateng, Pak Budi membantu sampai pemasaran.

BACA JUGA :  Lebih Cepat, Prabowo Umumkan Gibran sebagai Cawapres Minggu Malam

“Kalau ada yang kesulitan pemasaran bisa kirim buahnya ke toko buah yang di Bawen. Mutunya dijamin sesuai dengan standar Hortimart.


Berfoto di depan Hortimart.Foto: Disway

Di kebun ini juga dikembangkan buah dari luar negeri. Misalnya Musangking dari Malaysia. Awalnya menanam pohon indukan dulu. Setelah menghasilkan mutu yang persis aslinya, barulah dikembangkan Musangking seperti sekarang.

Juga jeruk Bali dari Tiongkok. Dari kawasan suku Hakka, Meixian. Atau kelapa Pandan Wangi dari Thailand –yang harga jualnya tiga kali lipat dari kelapa biasa.

Saya tidak menyangka bisa menutup tahun 2024 di kebun buah –sebelum perjalanan ke Semarang.

Setelah diskusi dengan gubernur terpilih Jateng, Ahmad Luthfi, tadi malam juga balik ke timur. Hujan sepanjang jalan –sampai pun di DIC Farm.

Rasanya di situlah hari terakhir 2024 saya habiskan: untuk memasang ”Pintu Langit” menuju 2025.

Met tahun baru! (*)

 

Tulisan ini sudah tayang di Disway.id

Tags: dahlan iskandisway
Previous Post

Perkuat Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Tangsel dan PT CSJ Gelar Penanaman Pohon

Next Post

Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Perayaan Tahun Baru dengan Masker

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
udara kabur

Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Perayaan Tahun Baru dengan Masker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com