TANGSELXPRESS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan bahwa terdapat enam petugas TPS atau KPPS yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Pilkada serentak 2024.
Selain itu, sebanyak 115 orang dilaporkan mengalami kecelakaan kerja atau sakit.
Data tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin berdasarkan data pada Jumat (29/11/2024) per pukul 00.00 WIB.
“Tercatat petugas TPS yaitu KPPS yang meninggal sebanyak 6 orang dan yang mengalami kecelakaan kerja dan sakit sebanyak 115 orang,” ujarnya di Jakarta Pusat, pada Jumat (29/11/2024).
Petugas KPPS yang mengalami insiden kerja saat Pilkada serentak akan diberikan santunan seusai dengan Surat Menteri Keuangan S-647/MK.02/2022.
Tak hanya mengacu pada surat Menkeu, besaran santunan pun merujuk pada Keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pemberian Santunan Bagi Badan Ad Hoc.
Besaran santunan tersebut nantinya dibedakan berdasarkan tingkat kefatalan yang dialami petugas. “Yang meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp36 juta. Untuk bantuan biaya pemakaman Rp10 juta,” ujar Afifudin.
Kemudian untuk yang cacat permanen sebesar Rp30,8 juta, untuk luka berat sebesar Rp16,5 juta, dan terakhir untuk luka sedang sebesar Rp8,25 juta.







