TANGSELXPRESS – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya meraih kualitas pendidikan yang lebih baik pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan berbagai inisiatif.
Salah satu tindakan strategis yang ditekankan oleh Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, adalah rencana pemberian beasiswa kuliah bagi guru PAUD di kawasan Kota Tangsel.
Saat ini, insentif yang diberikan kepada guru PAUD adalah Rp250.000 per bulan, yang berlaku bagi guru di 830 PAUD yang tersebar di seluruh Kota Tangsel.
“Meskipun jumlah insentif tersebut masih belum mencapai Upah Minimum Regional (UMR), Pemkot Tangsel berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan,” tuturnya ketika dikonfirmasi Kamis, (22/8/2024).
Kualitas menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan pendidikan di usia dini ini.
“Oleh karena itu, Pemkot Tangsel merencanakan memberikan beasiswa kepada guru-guru PAUD yang mayoritas memiliki lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana,” terangnya.
Langkah ini merupakan strategi besar Pemkot Tangsel dalam mempersiapkan generasi emas 2045. Dengan meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru PAUD, kualitas Pendidikan Anak Usia Dini semakin baik dan mampu mencetak generasi unggul.
Selain rencana beasiswa, Benyamin juga mendorong kolaborasi yang lebih erat antara Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD, pemilik PAUD, serta perwakilan orang tua dan para ahli.
“Kita harus duduk bersama, berdiskusi tentang apa yang terbaik untuk anak-anak kita. Pendidikan di usia dini adalah fondasi penting bagi masa depan mereka,” tambahnya.
Dalam berbagai upaya ini, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah, serta memberikan dukungan penuh kepada para guru PAUD yang menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.
Diketahui bahwa, Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie pada Rabu, (21/8/2024) kemarin.







