• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Lelaki Tampon

admin by admin
Agustus 10, 2024
in NEWS
Reading Time: 3min read
Lelaki Tampon

Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Kamala Harris dan Cawapres Tim Walz saat kampanye di United Auto Workers Local 900 pada 8 Agustus 2024 di Wayne , Michigan, 8 Agustus 2024.-Andrew Harnik-Getty Images-AFP-

80
SHARES
178
VIEWS

MASA bulan madu Kamala Harris ternyata merepotkan tim kampanye Donald Trump.

Kubu Trump telanjur hanya siap menghadapi Capres Joe Biden. Ketika tiba-tiba posisi Biden digantikan Kamala seluruh senjata Trump mendadak tidak bisa dipakai. Tidak relevan lagi.

Dicarikanlah topik baru untuk menyerang Kamala. Tidak segera ketemu. Terutama kata yang tajam dan langsung menjatuhkan Kamala.

Pernah dicoba menggunakan istilah ”wanita kucing” untuk memojokkan Kamala. Yakni karena Kamala tidak pernah merasakan melahirkan. Biasanya wanita demikian lantas memelihara kucing.

Istilah ”wanita kucing” ini justru menambah simpati kepada Kamala. Utamanya dari pemilih wanita. Apalagi Kamala terlihat sangat mencintai anak bawaan suaminyi (Disway 28 Juli/Mama Momala).

Tidak segera bisa ditemukan kelemahan Kamala yang fatal. Maka Trump maupun cawapresnya seperti coba-coba saja menggunakan kata apa pun untuk menyerang Kamala.

Saya mencoba membuat daftar kata apa saja yang dipakai menyerang Kamala: terrible, horrible, nasty, radikal kiri, terlalu banyak tertawa, penutup rahasia kelemahan Biden, liberal dari California, DEI hire.

Semua bersifat umum. Tidak ada yang menghunjam ke jantung Kamala.

BACA JUGA :  H+3 Lebaran, 500 Lebih Pengendara Disanksi Tilang ETLE di Jabodetabek

Bahkan julukan ”DEI hire” itu justru menarik simpati golongan kulit hitam yang nyaris beralih ke Trump.

”DEI here” adalah julukan untuk merendahkan orang. Orang itu sebenarnya tidak berkualitas tapi terpaksa direkrut sebagai penggenap.

Misalnya seorang wanita diangkat jadi caleg sebuah partai di Indonesia. Bukan karena prestasi melainkan agar unsur wanita mencapai 25 persen.

Orang Amerika tahu: Kamala jelas bukan wanita penggenap. Ia memang wanita kulit hitam. Ayahnya asal Jamaica hitam. Ibunya dari Chennai, India hitam. Tapi dia jadi orang penting bukan sebagai genap-genap. Dia ikut persaingan bebas sejak tingkat jaksa di tingkat kota. Lalu bersaing bebas untuk menjadi jaksa agung California. Dia jadi jaksa –lalu jadi jaksa agung– bukan karena diangkat atasan. Dia berjuang sendiri lewat prestasi untuk bisa dipilih rakyat. Pun ketika Kamala menjadi anggota DPR: bukan karena dapat rekom partai.

Boleh dikata simpati pada Kamala justru bertambah-tambah. Inilah yang disebut sebagai masa bulan madu. Inilah masa orang masih senang-senangnya pada Kamala. Orang belum sempat melihat sisi-sisi buruk dari Kamala.

BACA JUGA :  Polres Depok Tangkap Sosok MI terkait Kasus Penganiayaan Balita di Daycare

Masa bulan madu itu bisa pendek, bisa panjang. Sependek-pendeknya tetap baik bagi Kamala: Pilpresnya tidak lama lagi. Pilpres itu rasanya masih di masa ketika bulan madu belum berakhir.

Apalagi bulan madu itu seperti dapat tambahan siraman madu Sumbawa. Cawapres yang digandeng Kamala, menambah simpati pada pasangan ini. Kamala memilih Timothy James Walz sebagai cawapres. Ia gubernur Minnesota dua periode. Umur 60 tahun. Dari keluarga guru. Juga dari pedesaan pertanian.

Guru, petani, militer suka pada Walz. Walz adalah ketua veteran. Lihatlah pidatonya. Sangat menggiurkan.

Walz sekaligus mengecoh Trump. Ketika Trump memilih JD Vance sebagai cawapres sebenarnya orang ini dipilih untuk menghantam kelemaham Biden yang sudah renta. Sekaligus menutup kelemahan diri Trump sendiri. Vance berumur 40 tahun.

Ternyata yang dihadapi Trump adalah Kamala. Yang baru berumur 59 tahun. Maka Vance seperti tidak relevan lagi.

Vance pun harus cari kelemahan Walz. Ditemukan. Walz pun diberi gelar yang dianggap memalukan: ”Lelaki Tampon”.

Berhasil?

Tidak.

Julukan ”lelaki tampon” ini akhirnya justru berbalik arah: wanita bertambah lagi simpati pada Kamala-Walz. Di balik julukan ”Lelaki Tampon” itu memang ada cerita yang menarik.

BACA JUGA :  Pria di Babakan Ciparay Ditahan usai Bakar Rumah Orang Tua, Terancam 9 Tahun Penjara

Saat Walz menjadi gubernur periode pertama ia mengajukan Perda tentang tampon. Meski ditentang fraksi Republik, Perda Tampon itu berhasil disahkan DPRD Minnesota.

Isinya: di toilet sekolah-sekolah menengah di seluruh Minnesota harus disediakan tampon untuk murid wanita.

Untuk usia remaja seperti itu datang bulan memang sering tak disangka. Siswa kadang malu tiba-tiba datang bulan. Sampai bercak merah terlihat di rok mereka.

Sejak ada Perda itu di toilet sekolah wajib disediakan tampon.

Jelaslah bahwa kubu Trump kini dalam suasana gamang: tiba-tiba menghadapi musuh yang tidak disangka.

Terakhir, dua hari lalu, Trump menemukan kata yang ia cari untuk merendahkan Kamala Harris. Trump menyebut nama lawannya itu dengan ejekan ”Kamabla Harris”.

Sayangnya, kata ”Kamabla” tidak segera mengasosiasikan negatif pada Kamala. Saya juga masih menebak-nebak makna apa yang diinginkan Trump dari kata ”Kamabla”. Hanya Trump dan roh dewa Cheng Ho yang tahu maksudnya. (DAHLAN ISKAN)

 

Previous Post

Andre Taulany Ungkap Hubungan dengan Istri di Tengah Proses Cerai

Next Post

Pilgub Jawa Barat Lawan Kotak Kosong Bukan Jakarta

Related Posts

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut
ADVERTORIAL

Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

Oktober 21, 2026
2.5k
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Pilgub Jawa Barat Lawan Kotak Kosong Bukan Jakarta

Pilgub Jawa Barat Lawan Kotak Kosong Bukan Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com