TANGSELXPRESS – Gundala adalah film superhero Indonesia yang diadaptasi dari komik klasik karya Harya “Hasmi” Suraminata. Film ini mengisahkan tentang Sancaka (Abimana Aryasatya), seorang pria biasa yang memiliki kekuatan super dan menjadi pahlawan yang dikenal dengan nama Gundala.
Cerita dimulai ketika Sancaka masih kecil dan hidup dalam kemiskinan di kota berantakan bernama “Chandrakula”. Ia hidup sebatang kara setelah ayahnya meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan, sedangkan ibunya meninggalkannya.
Kehidupan Sancaka berubah drastis ketika ia menemukan sebuah gelang yang memberinya kekuatan super, Minggu 19 Maret 2023.
Setelah dewasa, Sancaka hidup sebagai tukang las di Jakarta. Namun, ia tidak bisa berdiam diri ketika kota tersebut dikuasai oleh mafia yang kejam dan korup. Ia memutuskan untuk menggunakan kekuatannya untuk melawan para penjahat dan membela orang-orang yang lemah.
Selama perjalanannya sebagai pahlawan, Sancaka bertemu dengan berbagai karakter yang memperkuat cerita, termasuk Wulan (Tara Basro), seorang perempuan berkepala dingin yang menjadi teman dekatnya dan Pak Ogah (Lukman Sardi), seorang pengemis tua yang memiliki keahlian khusus.
Namun, Sancaka tidak hanya menghadapi para penjahat biasa. Ia juga harus menghadapi sosok jahat bernama Pengkor (Bront Palarae), seorang jenderal yang berambisi menguasai Indonesia. Pengkor memiliki pasukan robot canggih dan kekuatan super yang dapat menandingi kekuatan Gundala.
Akhirnya, Sancaka dan Pengkor bertemu dalam pertempuran epik yang menentukan nasib Indonesia. Pertarungan tersebut menjadi klimaks dari film “Gundala” dan akan menguji kekuatan dan tekad Sancaka dalam melawan kejahatan.
Secara keseluruhan, “Gundala” adalah sebuah film superhero yang berhasil mengangkat tema keadilan sosial dan ketidakadilan dalam masyarakat.
Film ini menunjukkan bahwa pahlawan tidak harus berasal dari keluarga kaya atau memiliki kekuatan super sejak lahir, tetapi bisa datang dari siapa saja yang memiliki tekad dan semangat untuk melawan ketidakadilan.
Film ini juga berhasil memperkenalkan karakter-karakter Indonesia yang kaya dan beragam, serta memberikan alternatif baru untuk genre film superhero di Indonesia.







