• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Gelar Diskusi Publik di Garut, TII Ingatkan Pentingnya Partisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Maret 10, 2023
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Gelar Diskusi Publik di Garut, TII Ingatkan Pentingnya Partisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial

Foto: Istimewa

113
SHARES
252
VIEWS

TANGSELXPRESS- The Indonesian Institute, Center for Publik Policy Research (TII) menggelar diskusi publik bersama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Kamojang Hejo, di Ecopark Kamojang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pada diskusi tersebut turut hadir Adinda Tenriangke Muchtar (Direktur Eksekutif TII), Eka Prasetiawaty (Ketua KTH Kamojang Hejo), Nisya Wargadipura (Forum Pendamping Perhutanan Sosial), dan Sri Hartati (Dinas Pertanian Kabupaten Garut). Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Australia lewat Skema Hibah Alumni, yang diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia

Di awal diskusi, Adinda Tenriangke Muctar, Direktur Eksekutif TII menyampaikan terkait pentingnya perempuan berpartisipasi dalam program perhutanan sosial.

“Program perhutanan sosial ini sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, perempuan perlu berpartisipasi secara aktif dan bermakna, sehingga program ini bisa meningkatkan kesejahteraan perempuan,” turut Adinda.

BACA JUGA :  PSI Kembali Kehilangan Kader, Peneliti TII: Bukan Suatu Hal yang Baru

Lebih lanjut, Adinda menekankan bahwa partisipasi perempuan dalam program Perhutanan Sosial bisa melalui KTH yang ada. Dengan tergabung dengan KTH, perempuan bisa mendapatkan akses dari program tersebut, termasuk pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan juga akses terhadap modal.

“Perlu adanya informasi kepada petani hutan perempuan bahwa KTH ini terbuka bagi perempuan. Banyak manfaat jika gabung dengan KTH,” tambah Adinda.

Diskusi pun dilanjutkan dengan penjelasan dari Eka Prasetiawaty, Ketua KTH Kamojang Hejo. Dalam penjelasannya, Eka mengajak agar petani hutan perempuan untuk terlibat aktif dalam KTH yang Ia pimpin.

“Salah satu keuntungan jika tergabung dengan KTH adalah ibu-ibu petani hutan bisa dibantu untuk mengelola hasil pertanian jadi produk. Jadi, tidak hanya menjual bahan mentah. KTH kami juga berupaya untuk mendapatkan SK Perhutanan Sosial dan membuat unit usaha untuk pengelolaan hasil hutan,” ujar Eka.

BACA JUGA :  Perkuat Kepemimpinan Perempuan, BRI Borong 3 Penghargaan di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026

Nisya Wargadipura, pendamping perhutanan sosial mengatakan bahwa KTH Kamojang Hejo adalah sebuah contoh baik. Pasalnya, sangat sedikit KTH yang diketuai oleh perempuan ataupun beranggotakan mayoritas perempuan. Nisya pun menambahkan bahwa penting untuk mengambil hati petani hutan perempuan dengan menyentuh mereka lewat kebutuhan dasar agar mau bergabung dalam KTH.

“Jadi, KTH itu perlu pendekatan kepada petani hutan perempuan. Misalnya ditanya soal kebutuhan dasar perempuan, persoalannya apa. Nah, nanti KTH bisa masuk dari situ,” jelas Nisya.

Di akhir diskusi, Sri Hartati, Dinas Pertanian Kabupaten Garut mengatakan bahwa program perhutanan sosial merupakan sebuah program yang baik karena bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk perempuan.

BACA JUGA :  Ucapkan Selamat Hari Ibu, Menag Harap Kaum Perempuan Makin Berdaya
Tags: Diskusi publikperempuanPerhutanan sosialTII
Previous Post

Komitmen Pemkot Tangsel dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program Bedah Rumah dan Tangki Septik 

Next Post

Transaksi Senilai Rp300 Triliun Diduga Janggal, Sri Mulyani Akan Berkoordinasi dengan PPATK dan Menkopolhukam 

Related Posts

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Beredar Isu Kasus Mario Dandy Satriyo Bakal Tak Diproses, Begini Tanggapan Sri Mulyani

Transaksi Senilai Rp300 Triliun Diduga Janggal, Sri Mulyani Akan Berkoordinasi dengan PPATK dan Menkopolhukam 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com