TANGSELXPRESS – Direktur sekaligus Pemimpin Redaksi TangselXpress.com Etty Said Alkadrie mengecam tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap lima jurnalis saat meliput penyegelan Ibiza Club di Surabaya, pada Jumat (20/1).
Etty menegaskan, peristiwa memprihatinkan di Surabaya tersebut jangan sampai terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Semua pihak, kata dia, harus menjunjung tinggi hukum karena profesi jurnalis sangat mulia dan dilindungi undang-undang.
“Sebagai jurnalis, saya sangat mengecam keras segala bentuk intimidasi dan kekerasan fisik terhadap kawan-kawan jurnalis di Surabaya,” tegas Etty di Kota Tangsel, Senin (23/1).
Etty menilai, intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis merupakan ancaman nyata bagi kebebasan pers dan demokrasi. Dia mengingatkan, tugas jurnalis dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Saya kira, segala macam bentuk intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis sangat mencederai hak publik akan informasi. Dan anda semua tahu, jurnalis bekerja untuk memenuhi hak publik untuk tahu itu,” tandas Etty.
Etty menyampaikan, aparat kepolisian bisa mengusut tuntas dan menangkap setiap pelaku intimidasi dan kekerasan.
Sebelumnya, sejumlah jurnalis menjadi korban penganiayaan saat meliput kegiatan aparat Satpol PP Pemprov Jatim yang hendak melakukan penyegelan di Diskotek Ibiza Club, Jalan Simpang Dukuh Surabaya, pada sekitar pukul 14.00 WIB pada Jumat (20/1).







