• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Terkait Penggunaan Masker, Pakar Minta Indonesia Patuhi Aturan Baru WHO

admin by admin
Januari 3, 2023
in NEWS
Reading Time: 2min read
IDI Sambut Baik Booster Kedua untuk Nakes

Ilustrasi. Foto: REUTERS/Michele Tantussi

90
SHARES
201
VIEWS

TANGSELXPRESS – Pakar Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Griffith University Australia Dicky Budiman minta Indonesia tetap mengikuti anjuran dan aturan terbaru dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) terkait dengan kebijakan penggunaan masker.

“Mohon diingat, Indonesia adalah salah satu negara dengan excess death tinggi di dunia selama pandemi. Artinya infeksi yang tidak tercatat sangat banyak,” kata Dicky saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dicky menuturkan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta bagi daerah dengan tingkat penularan yang luas, untuk memakai masker medis terutama bagi orang-orang yang bekerja di area klinis seperti fasilitas kesehatan.

Poin penting lainnya yang ditekankan adalah tetap memakai masker dalam situasi di mana jarak fisik tidak memungkinkan. Misalnya di ruang terbuka yang ramai, di dalam transportasi umum dan juga toko-toko.

BACA JUGA :  Ternyata HMPV Bukan Penyakit Baru di Malaysia, Tahun 2024 Ada 327 Kasus

Kemudian bagi daerah dengan penularan komunitas yang tinggi, WHO menyarankan bagi masyarakat berusia 60 tahun atau lebih ataupun yang memiliki kondisi lainnya menggunakan masker medis.

Dalam panduan terbaru WHO yang didasarkan oleh penelitian akademis, disarankan agar kelompok tersebut menggunakan masker yang setidaknya terdiri dari tiga lapis bahan yang berbeda.

Dicky mengaku setuju dengan WHO karena masker bukan sebuah pengganti jarak fisik, kebersihan tangan, dan tindakan kesehatan masyarakat lainnya.

Melainkan, masker hanya bermanfaat sebagai bagian dari pendekatan komprehensif manusia dalam memerangi penularan yang disebabkan oleh COVID-19.

Dicky mengimbau semua pihak untuk tetap memakai masker, walaupun pemerintah sudah tidak mengintervensi dan mengembalikan kebebasan pada masyarakat. Sebab, masih terdapat kelompok yang rentan dan tidak semua ruang publik di Indonesia dapat memenuhi syarat untuk dikatakan aman.

BACA JUGA :  Kasus COVID-19 Bertambah 3.662, DKI Terbanyak

Dicky juga mengingatkan kepada Pemerintah Indonesia, untuk tidak mengulangi kesalahan yang terjadi pada Swedia. Negara tersebut kini memiliki tingkat kematian COVID-19 tertinggi di Uni Eropa, karena kebijakan penggunaan masker dan pembatasan sudah sama sekali ditinggalkan Kerajaan Swedia.

“Jadi apalagi bicara Indonesia, risiko penularannya masih tinggi. Kecuali jika sudah terbangun kesadaran penduduk (tentang protokol kesehatan),” ucapnya.

Diharapkan pemerintah terus memantau sebaik mungkin pengendalian pandemi COVID-19 di Indonesia, dan tetap mempercepat pemberian vaksinasi booster pada semua kalangan yang sudah diperbolehkan agar imunitas terus terjaga.

Kemudian pada masyarakat, diharapkan tidak abai terhadap protokol kesehatan walaupun saat ini pelonggaran mulai dikembalikan seperti sedia kala di segala aktivitas. Dianjurkan untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan agar tidak adalagi kelahiran varian baru yang ganas dan membahayakan masyarakat.

BACA JUGA :  Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja untuk Ciptakan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham

“Mengenakan masker adalah satu-satunya tindakan kesehatan masyarakat yang paling efektif untuk mengatasi COVID-19,” katanya yang juga epidemiolog itu.

Tags: covid-19MaskerPPKMsatgas covid-19
Previous Post

KPK Cecar Saksi soal Sewa Jet Pribadi Lukas Enembe

Next Post

Menunggu Temannya Lagi Asyik dengan PSK, Pria di Bekasi Tewas Bersimbah Darah

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Akibat Luka Ini Bos Indomaret Meninggal Usai Tertabrak Truk di Tangerang

Menunggu Temannya Lagi Asyik dengan PSK, Pria di Bekasi Tewas Bersimbah Darah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com