• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA BANTEN

Prahara Sang Jenderal: Dewi Justitia Ditengah Badai

admin by admin
Desember 1, 2022
in BANTEN, DAERAH, MOTIVASI & INSPIRASI, REGIONAL, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 3min read

Gan-Gan RA

73
SHARES
163
VIEWS

Oleh Gan-Gan R.A

TANGSELXPRESS – THEMIS, Dewi Keadilan atau lebih dikenal Dewi Justitia dalam mitologi Yunani adalah personifikasi atau lambang keadilan. Themis digambarkan menggenggam pedang yang terhunus dengan mata tertutup kain.

Themis, sebuah metafora yang indah dalam dunia hukum dan memiliki kedalaman filosofi. Themis merupakan simbol penegakan hukum untuk tegaknya keadilan.

Tanpa memandang bulu, hukum berlaku, karena keadilan itu buta, tidak memandang tahta dan harta. Di dunia hukum ada adagium berbunyi, Equality Before The Law.

Jane E. Harrison pernah melakukan penelitian tentang Themis dan menuangkannya dalam buku berjudul, Themis: A Study of The Social Origins of Greek Religion.

Harrison mendeskripsikan Themis sebagai representasi peraturan sosial, berdiri atas proyeksi hati nurani, hukum atau kebiasaan yang benar. Themis adalah tumpuan dari struktur sosial, keberadaan Themis merepresentasikan keadaan masyarakat tertentu.

Pedang yang digenggam Themis bukanlah untuk membunuh pihak yang melanggar hukum, melainkan simbol keberanian penegakan hukum untuk tegaknya keadilan.

Themis meniupkan ilham kepada penegak hukum dan sekaligus mengajarkan kebijaksanaan tentang proses hukum bahwa aparat penegak hukum adalah pembela keadilan, dan bukan pembunuh keadilan.

Pembunuhan dalam terminologi ilmu hukum modern yang berbasis multi disipliner tidak semata ditafsirkan menjadi pembunuhan verbal yang harfiah. Pembunuhan karakter (character assasination) menjadi perbuatan terstruktur, sistematis dan masif yang seringkali dilakukan oleh pihak-pihak tertentu dalam pertarungan hukum terutama perkara tindak pidana.

BACA JUGA :  Wali Kota Tangsel Apresiasi Pemkab Tegal atas Kolaborasi dalam Penanganan Korban Kecelakaan Bus di Guci

Istilah pembunuhan karakter lebih tepat ditempelkan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Agus Andrianto yang dituding menerima setoran dari bisnis tambang batu bara illegal di wilayah Kalimantan Timur.

Komjen Agus Andrianto dituding telah menerima setoran sebanyak tiga kali, masing-masing sebesar Rp 2 miliar. Tudingan tersebut dihembuskan oleh Ismail Bolong.

Selain menerima tudingan yang lebih menjurus kepada perbuatan tindak pidana fitnah dan atau pencemaran nama baik yang disampaikan Ismail Bolong, Komjen Agus Andrianto pun menerima tudingan dari Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan tentang Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) R/ND-137/III/WAS.2.4./2022/Ropaminal tertanggal 18 Maret 2022 kepada Kepala Divisi Propam Inspektur Jenderal Ferdy Sambo.

Menjawab tudingan LHP tersebut Komjen Agus Andrianto membantah, dan balik menuding bahwa Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan diduga pihak yang menerima aliran dana tersebut, hingga mereka melepaskan Ismail Bolong pada saat itu. “Lempar batu untuk alihkan isu,” ujar Komjen Agus.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca, Hujan Petir dan Angin Kencang Diprediksi Terjang Banten

“Keterangan saja tidak cukup, apalagi sudah diklarifikasi karena dipaksa,” pungkas Komjen Agus, Jum’at (25/11/2022) saat menjelaskan tentang Ismail Bolong yang melakukan klarifkasi terkait pengakuannya atas intimidasi mantan Karo Paminal Div Propam Polri Hendra Kurniawan.

Tudingan kepada Komjen Agus Andrianto tidak berhenti di situ, serangan dari berbagai penjuru diarahkan kepada dirinya. Pada hari Rabu, 30 November 2022 Koordinator Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa, Giefrans Mahendra melaporkan Komjen Agus ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menyerahkan sejumlah alat bukti.

Alat bukti yang diserahkan Giefrans kepada KPK adalah LHP yang disusun oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Ketika LHP tersebut beredar di kalangan awak media massa, Komjen Agus pernah menyampaikan keterangan, “Seingat saya belum pernah diperiksa. Keluarkan saja Berita Acara-nya,” ucap Komjen Agus, Selasa 29/11/2022.

Mengutip berita tempo.co, Rabu, 23 November 2022, Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk menangkap pelaku tambang batu bara ilegal, Ismail Bolong, “Supaya lebih jelas, lebih baik tangkap saja, “ kata Kapolri kepada Majalah Tempo, Jum’at, 18 November 2022.

Tudingan demi tudingan saling dilancarkan, pertempuran ditubuh perwira tinggi Polri berpangkat bintang semakin sengit dan melebar. Perang bintang memercikan api konfrontasi yang berkobar membakar kartu truf yang dipegang. Sepertinya peperangan akan terus berlangsung sampai salah satu pihak terkapar oleh putusan pengadilan.

BACA JUGA :  Jelang Iduladha, Jasa Salon Kambing di Cilacap Kebanjiran Pesanan

Prahara di tubuh Polri akibat kasus Genk Sambo telah memporakporandakan marwah institusi kepolisian yang tengah bertransformasi menuju Presisi. Seperti Lazarus yang dibangkitkan dari kubur, Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo dan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto tengah berusaha mengerahkan seluruh kekuataan yang ada untuk membangkitkan kepercayaan publik bahwa keadilan masih bisa ditegakkan, dan hukum adalah panglima perang.

Menyaksikan peristiwa besar yang sedang berlangsung dalam proses penegakan hukum, imajinasinya saya melayang, di tengah badai demi badai yang menderu, Themis, Dewi Keadilan berlari menerobos badai, sambil menghunus pedang dan melayangkan serangan kepada mereka yang telah meruntuhkan supremasi hukum.

“Jika tirani menjadi hukum, pemberontakan adalah hak,” sayup-sayup terdengar El-Libertador, Simon Bolivar, sang revolusioner kemerdekaan Venuzela dan Amerika Selatan menunggangi kuda hitam, menyongsong perubahan.

 

Panglima Polim, 01 Desember 2022

*Penulis adalah praktisi hukum, pemerhati politik dan peneliti hukum Don Adam Carring Academy.

Tags: Dewi Justitia Ditengah BadaiJendralKomjen AguspraharaPrahara Sang Jenderal
Previous Post

Sosok Mayat Ditemukan di Villa Melati Mas Jelupang: Ada Obat Bertaburan Dekat Jenazah Korban

Next Post

Geger! Perempuan Lanjut Usia Sebut Ratu Adil Imam Mahdi Kerajaan Kutatandingan di Karawang

Related Posts

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
cuaca panas
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini 21 Oktober 2026: Suhu Tembus 35 Derajat

Oktober 21, 2026
2.4k
Pengaruh Struktur Modal pada Nilai Perusahaan, Biaya Modal dan Harga Pasar
MOTIVASI & INSPIRASI

7 Cara Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Mengorbankan Kebutuhan Sehari-hari

Oktober 20, 2026
2.4k
8 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis Diperiksa, Pemkot Tangsel Siap Bongkar Bangunan Berbahaya
TANGERANG SELATAN

8 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis Diperiksa, Pemkot Tangsel Siap Bongkar Bangunan Berbahaya

Oktober 20, 2026
2.4k
Jalan Merpati Raya Ciputat Ditutup 22 Oktober–Desember 2026, Ini 6 Jalur Alternatif
TANGERANG SELATAN

Jalan Merpati Raya Ciputat Ditutup 22 Oktober–Desember 2026, Ini 6 Jalur Alternatif

Oktober 20, 2026
2.5k
Next Post

Geger! Perempuan Lanjut Usia Sebut Ratu Adil Imam Mahdi Kerajaan Kutatandingan di Karawang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com