TANGSELXPRESS– Film Bapak Paling Jujur siap meramaikan layar lebar Indonesia pada 15 Oktober 2026. Mengusung genre komedi dengan balutan satire politik, film ini mengangkat kisah seorang calon gubernur yang mendadak kehilangan kemampuan untuk berbohong.
Film ini diadaptasi dari film komedi Korea Selatan berjudul Honest Candidate (2020). Ceritanya menyuguhkan humor sekaligus kritik terhadap realitas politik, terutama soal pencitraan dan kejujuran seorang pemimpin.
Sejumlah komika dan aktor turut membintangi film ini, di antaranya Andovi Da Lopez, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, dan Indy Barends. Film ini juga menghadirkan Claresta Taufan Kusumarina dan Nayla D. Purnama.
Disutradarai Fajar Nugros dan diproduseri Aoura Lovenson Chandra, Bapak Paling Jujur memiliki durasi 103 menit. Film ini ditujukan untuk penonton berusia 13 tahun ke atas.
Sinopsis Film Bapak Paling Jujur
Film Bapak Paling Jujur berkisah tentang Jonas Prakoso (Andovi Da Lopez), seorang calon gubernur yang dikenal pandai membangun citra positif di hadapan masyarakat.
Bersama sahabatnya, Marbun (Benedictus Siregar), Jonas menyusun berbagai strategi untuk mempertahankan citra sempurnanya sekaligus meraih dukungan rakyat dalam kontestasi pemilihan gubernur.
Dalam perjalanannya, Jonas bekerja sama dengan Sambodo (Soleh Solihun), calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.
Namun, situasi berubah drastis setelah nenek Jonas, yang diperankan Indy Barends, mengutuknya hingga kehilangan kemampuan untuk berbohong.
Sejak saat itu, Jonas tidak lagi mampu menyembunyikan kebenaran. Segala sesuatu yang terlintas dalam pikirannya justru terlontar begitu saja, termasuk hal-hal yang seharusnya tidak diungkapkan kepada publik.
Dikutip dari RRI yang merujuk situs IMDb, kutukan tersebut membuat citra sempurna Jonas perlahan runtuh. Ia tak lagi bisa menghindari pertanyaan, memperhalus kenyataan, atau sekadar mengatakan hal-hal yang ingin didengar orang lain.
Rahasia yang selama ini disimpan, pemikiran pribadi, hingga berbagai hal yang berpotensi merusak reputasinya mulai terungkap di hadapan orang lain.
Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam kampanye politik. Kehidupan keluarga, pekerjaan, hubungan pribadi, tim sukses, hingga relasinya dengan lawan politik dan masyarakat ikut terkena imbas.
Situasi tersebut menjadi sumber berbagai kekacauan sekaligus komedi satire yang mewarnai perjalanan Jonas.
Pesan Kejujuran di Balik Komedi Satire Politik
Di balik humor dan situasi kocak yang ditampilkan, Bapak Paling Jujur membawa pesan tentang pentingnya kejujuran dalam kepemimpinan.
Film ini menggambarkan bagaimana pencitraan yang dibangun untuk mendapatkan simpati publik dapat runtuh ketika berhadapan dengan kenyataan.
Kejujuran juga menjadi salah satu pesan utama yang disorot melalui karakter Jonas. Seorang pemimpin tidak cukup hanya menampilkan citra positif, tetapi juga perlu menjadikan kejujuran sebagai komitmen.
Melalui kisah seorang calon gubernur yang tak bisa berbohong, film ini mengajak penonton melihat konsekuensi dari kebohongan serta pentingnya keterbukaan dalam kehidupan politik maupun hubungan antarmanusia.
Dengan perpaduan komedi, konflik politik, dan sindiran terhadap pencitraan, Bapak Paling Jujur dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Oktober 2026.







