TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Perizinan Online (SIMPONIE) Versi 3, Kamis (1/10/2026).
Pembaruan sistem ini menghadirkan sejumlah fitur baru yang ditujukan untuk membuat layanan perizinan lebih cepat, mudah, inklusif, transparan, dan aman bagi masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kota Tangerang Selatan Maulana Prayoga mengatakan, pengembangan SIMPONIE V3 merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel menghadirkan layanan perizinan yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Transformasi ini memastikan pelayanan perizinan tidak hanya sekadar online, tetapi benar-benar memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan. Pembaruan fitur dan UI/UX adalah wujud nyata komitmen kami mendengar evaluasi publik,” ujar Yoga dalam keterangannya.
SIMPONIE V3 Kini Ramah Difabel
Salah satu pembaruan utama SIMPONIE V3 adalah kehadiran fitur ramah difabel. Fitur ini memungkinkan penyandang disabilitas mengakses informasi sekaligus mengajukan layanan perizinan secara lebih mandiri.
DPMPTSP juga menyederhanakan alur pendaftaran pemohon dengan memangkas sejumlah tahapan dan menyederhanakan persyaratan administrasi.
Dengan pembaruan tersebut, masyarakat dapat mengajukan izin usaha maupun nonusaha secara lebih praktis.
Layanan SIMPONIE V3 juga dapat diakses tanpa terbatas tempat dan waktu. Sistem daring yang terintegrasi memungkinkan pemohon mengurus perizinan sekaligus memperoleh informasi mengenai persyaratan dan tahapan proses secara transparan.
Terintegrasi Tangsel One
SIMPONIE V3 kini juga terintegrasi dengan Tangsel One, sehingga layanan perizinan dapat diakses dalam satu ekosistem digital Pemkot Tangsel.
Melalui agent Helita pada Tangsel One, masyarakat dapat mengajukan izin, mengecek status permohonan, hingga menyampaikan pengaduan terkait layanan perizinan.
“Sebagai tulang punggung perizinan online, SIMPONIE V3 hadir menjawab masukan publik melalui proses layanan yang cepat dan transparan,” kata Yoga.
Tak hanya masyarakat, pembaruan juga menyasar sistem internal pelayanan. Petugas perizinan kini dapat melakukan verifikasi dokumen, memproses permohonan, serta memantau status perizinan secara real-time.
Pemantauan tersebut diharapkan meningkatkan akurasi dan kecepatan pelayanan. Setiap tahapan permohonan dapat dipantau secara lebih terukur sehingga pengelolaan layanan menjadi lebih responsif.
Ada Fitur Banding
Salah satu fitur baru lainnya adalah fitur banding. Fitur ini memberikan ruang kepada pemohon untuk mengajukan keberatan apabila dalam pemeriksaan teknis atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lapangan ditemukan ketidaksesuaian.
Fitur tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan proses pelayanan agar setiap tahapan perizinan dapat ditangani secara lebih transparan dan terukur.
Dari sisi keamanan, SIMPONIE V3 juga menggunakan teknologi yang lebih terkini. Penguatan sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap data masyarakat yang dikelola dalam proses pelayanan perizinan.
Situs DPMPTSP Tangsel Ikut Diperbarui
Selain SIMPONIE V3, DPMPTSP Tangsel turut meluncurkan situs web resmi dengan tampilan baru.
Situs tersebut dilengkapi fitur ramah difabel untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan publik.
Informasi mengenai layanan, persyaratan, serta proses pengajuan perizinan disajikan melalui sistem digital yang diharapkan lebih mudah digunakan masyarakat.
“Keunggulan SIMPONIE versi terbaru ini dibangun agar memudahkan petugas internal dalam melakukan verifikasi dan pemrosesan perizinan sehingga pelayanan publik semakin akurat dan responsif,” ucap Yoga.
Melalui peluncuran SIMPONIE V3, DPMPTSP Tangsel terus mendorong transformasi layanan perizinan berbasis digital dengan mengutamakan kecepatan, kemudahan akses, transparansi, keamanan data, serta pelayanan yang inklusif bagi seluruh masyarakat.







