TANGSELXPRESS– Dojo Teko mulai mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi rangkaian seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bandung Karate Club (BKC) yang direncanakan berlangsung pada 2027.
Ketua Dojo Teko, Jhonny, mengatakan latihan rutin menjadi bagian utama persiapan sebelum para atlet mengikuti ajang uji coba sekaligus pemantauan kemampuan atlet.
Saat ini latihan rutin digelar setiap Sabtu dan Minggu, pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Selanjutnya, para atlet akan mengikuti kejuaraan di Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang yang akan dijadikan salah satu ajang uji coba dan pemantauan prestasi.
“Dari situ kita akan lihat, kita pantau siapa yang berhasil meraih target-target prestasi yang bakal dipertandingkan di kejuaraan,” ujar Jhonny.
Menurutnya, Dojo Teko tengah mempersiapkan sekitar 60 atlet yang berpotensi menjadi bagian dari perwakilan Tangerang Selatan. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dilakukan pemantauan berdasarkan hasil latihan dan pertandingan.
Seleksi untuk menentukan atlet yang dipersiapkan menuju tahapan berikutnya belum dilakukan. Jhonny mengatakan hasil kejuaraan UNIS akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk melihat perkembangan dan kemampuan masing-masing atlet.
“Untuk saat ini belum. Kita akan seleksi di kejuaraan UNIS nanti. Kita lihat hasil dari pertandingan itu,” katanya.
Bidik 10 Emas
Dojo Teko juga memasang target lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.
Jhonny menyebut pada ajang sebelumnya, atlet Dojo Teko menyumbangkan tujuh medali emas dari total sembilan emas yang diraih wilayah Banten II.
Dengan capaian tersebut, Dojo Teko kini menargetkan dapat menembus 10 medali emas pada ajang berikutnya.
“Kita mau coba tembus 10 kali ini untuk tahun ini,” ujarnya.
Untuk memenuhi target tersebut, atlet Dojo Teko dipersiapkan mengikuti berbagai kelas, mulai dari kategori prapemula hingga kategori lainnya sesuai kelompok usia dan nomor pertandingan.
Jhonny berharap hasil latihan yang dilakukan secara konsisten dapat membawa para atlet meraih prestasi maksimal.
Atlet Muda Siap Kejar Emas
Salah satu atlet Dojo Teko, Kendrick, juga menyatakan kesiapannya menghadapi rangkaian pertandingan dan seleksi BKC.
Kendrick mengatakan latihan menjadi bagian penting dalam persiapannya. Selain latihan, ia berusaha menjaga waktu istirahat dengan tetap memberikan jeda pemulihan setelah menjalani aktivitas sekolah.
“Pulang sekolah, istirahat dulu baru latihan,” kata Kendrick.
Ia juga menyadari pentingnya menjaga pola makan dan kondisi fisik selama masa persiapan pertandingan.
Kendrick dijadwalkan turun pada kategori kadet dan berencana mengikuti dua nomor, yakni kumite dan salah satu nomor pertandingan lainnya sesuai hasil seleksi dan ketentuan kejuaraan.
Untuk target pribadi, Kendrick optimistis dapat meraih medali emas.
“Insyaallah emas,” ujarnya.
Banten II Siapkan Seleksi Atlet
Sementara itu, Manager Wilayah Banten II BKC, Devi, mengatakan persiapan menuju kejurnas dilakukan secara bertahap.
Wilayah Banten II sendiri mencakup Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.
Menurut Devi, masing-masing dojo terlebih dahulu mempersiapkan atletnya. Setelah itu akan dilakukan seleksi tingkat wilayah untuk menentukan atlet yang akan mewakili Banten II di ajang nasional.
“Banten II baru kita persiapkan per dojo masing-masing. Nanti setelah itu baru kita ada seleksi. Seleksi per dojo, baru kita menentukan atlet yang akan melaju ke kejurnas,” jelas Devi.
Ia mengatakan wilayah Banten II juga menyiapkan pemusatan latihan atau training camp (TC) yang dilaksanakan secara bertahap di wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.
Pada ajang sebelumnya, wilayah Banten II disebut mengirim sekitar 60 atlet.
Devi mengatakan Kejurnas BKC berikutnya direncanakan berlangsung pada 2027, dengan perkiraan pelaksanaan pada Oktober.
Untuk Dojo Teko, ia berharap pencapaian medali dapat kembali meningkat setelah pada ajang sebelumnya menyumbangkan tujuh dari sembilan medali emas yang diraih wilayah Banten II.
“Kalau untuk Teko, mudah-mudahan lebih naik lagi emasnya,” katanya.
Devi juga meminta para atlet di wilayah Banten II meningkatkan intensitas latihan serta aktif mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari pengalaman dan evaluasi sebelum menghadapi seleksi tingkat wilayah maupun kejurnas.
“Lebih rajin lagi latihan, lebih efektif untuk mengikuti event-event di kejuaraan lainnya,” pesannya.
Rangkaian persiapan tersebut menjadi bagian dari proses panjang pembentukan tim Banten II sebelum akhirnya para atlet terbaik dari masing-masing dojo dipilih untuk berlaga di Kejurnas BKC 2027.







