• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Pemerintah Kaji PJJ untuk Sekolah Terdampak

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 6, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Pemerintah Kaji PJJ untuk Sekolah Terdampak

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, menyampaikan keterangan dalam Live Update Situasi Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Tangkapan layar YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI)

233
SHARES
2.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS- Pemerintah mengkaji kemungkinan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah yang terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan serta pemerintah daerah yang wilayahnya terdampak abu vulkanik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan situasi sekaligus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menentukan langkah penanganan bagi masyarakat terdampak.

Menurut Qodari, Badan Komunikasi Pemerintah tengah menyiapkan konferensi pers lanjutan yang akan membahas kebijakan pembelajaran di wilayah terdampak. Koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memperoleh pembaruan kondisi dari masing-masing daerah.

“Kami dari Badan Komunikasi sedang menyiapkan press conference berikutnya terkait dengan kebijakan pembelajaran di daerah terdampak. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan update dari setiap daerah,” ujar Qodari dalam Live Update BAKOM Pemerintah RI, Minggu (6/9/2026).

BACA JUGA :  Mulan Jameela Minta Program Kompor Listrik Dikaji Ulang, Katanya sih...

PJJ Bisa Disesuaikan Kondisi Kualitas Udara

Qodari mengatakan, penerapan PJJ nantinya dapat mempertimbangkan kondisi kualitas udara atau tingkat polusi di masing-masing wilayah terdampak.

Pemerintah daerah berpotensi diberikan kewenangan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh apabila kualitas udara di wilayahnya telah mencapai tingkat yang membahayakan bagi kesehatan siswa dan tenaga pendidik.

Menurut Qodari, pola kebijakan tersebut sebelumnya pernah diterapkan ketika sejumlah daerah menghadapi kondisi polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan.

Keputusan untuk mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh dapat disesuaikan dengan indikator kualitas udara di wilayah masing-masing.

“Apabila memang memenuhi atau sampai pada kriteria yang sudah berbahaya, maka diberikan ruang atau kesempatan kepada pemerintah daerah. Pemerintah daerah yang bersangkutan dapat melakukan pendidikan jarak jauh atau pembelajaran online,” katanya.

BACA JUGA :  Sirekap Timbulkan Kegaduhan, DPR: Sejak Awal Komisi II Sudah Beri Peringatan

Belum Ada Keputusan PJJ untuk Semua Sekolah

Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan kebijakan khusus yang mewajibkan PJJ bagi seluruh sekolah yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Keputusan masih menunggu hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta pembaruan mengenai kondisi kualitas udara di setiap daerah.

Pemerintah juga terus memantau dampak sebaran abu vulkanik terhadap aktivitas masyarakat. Abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan telah menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk kawasan Jabodetabek.

Pemerintah meminta masyarakat tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait langkah penanganan dampak erupsi, termasuk kemungkinan perubahan sistem pembelajaran di sekolah-sekolah terdampak.

BACA JUGA :  Latihan Perdana Timnas U-23, Shin Tae-yong Pantau Kondisi Pemain
Tags: abu vulkanik Anak KrakatauBadan Komunikasi Pemerintah RIbantenerupsi Anak Krakatau 2026JabodetabekJakartaKualitas UdaraMuhammad Qodaripembelajaran jarak jauhPendidikan IndonesiaPJJ abu vulkanik Anak KrakatauPolusi Udarasekolah PJJsekolah terdampak abu vulkaniksekolah terdampak erupsi
Previous Post

Tukar Sampah Plastik dengan Bibit Tanaman, DLH Tangsel Edukasi Warga di CFD BSD

Next Post

Anak Krakatau Meningkat, Prabowo Minta Warga Jakarta-Banten-Lampung Tetap Tenang

Related Posts

Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD
KESEHATAN

Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD

Oktober 23, 2026
2.4k
Prakiraan Cuaca Tangsel 25 Mei 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Jumat 23 Oktober 2026, Tujuh Kecamatan Berpotensi Hujan

Oktober 23, 2026
2.5k
Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Prabowo: Pancasila Jadi Pegangan Kokoh Indonesia di Tengah Gejolak Global

Anak Krakatau Meningkat, Prabowo Minta Warga Jakarta-Banten-Lampung Tetap Tenang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com