TANGSELXPRESS– Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menghadirkan kegiatan penukaran sampah plastik dengan bibit tanaman di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Tangerang Selatan, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DLH Tangsel mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengurangi dan mengelola sampah plastik, sekaligus mendorong penghijauan melalui penanaman tanaman di lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Menurutnya, sampah plastik yang dikumpulkan warga tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga dapat memberikan manfaat lain melalui penukaran dengan bibit tanaman.
“Masyarakat dapat menukarkan sampah plastik yang telah dikumpulkan dengan bibit tanaman yang telah disediakan oleh DLH Tangsel,” jelas Bani.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Tangsel menyiapkan sebanyak 60 bibit tanaman untuk masyarakat. Bibit yang disediakan terdiri dari tanaman buah, yakni jeruk songkit, jeruk purut, dan jeruk lemon.
Selain tanaman buah, tersedia pula tanaman hias philodendron hijau dan philodendron kuning.
Tidak hanya bibit tanaman, DLH Tangsel juga menyediakan 60 pupuk organik yang diberikan bersamaan dengan bibit. Pupuk tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik setelah dibawa pulang.
Dorong Kebiasaan Kelola Sampah dari Rumah
Melalui kegiatan penukaran sampah plastik ini, DLH Tangsel ingin menunjukkan bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memiliki nilai manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Kegiatan yang digelar di tengah aktivitas CFD tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya.
DLH Tangsel berharap kebiasaan tersebut dapat terus diterapkan masyarakat, tidak hanya ketika mengikuti kegiatan di ruang publik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, serta menjaga kebersihan dan penghijauan dari lingkungan rumah masing-masing.
Dengan langkah sederhana tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan Tangerang Selatan yang lebih bersih dan hijau.







