• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA BANTEN

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Labuan-Carita Rasakan Getaran hingga Keluar Rumah

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 5, 2026
in BANTEN, NEWS
Reading Time: 2min read
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Labuan-Carita Rasakan Getaran hingga Keluar Rumah

Foto: Beritasatu.com

224
SHARES
2.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Sejumlah warga di Kecamatan Labuan dan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, dikejutkan oleh getaran yang diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Getaran tersebut dirasakan sekitar pukul 05.30 WIB. Meski tidak terasa seperti gempa bumi kuat, getaran cukup dirasakan di sejumlah rumah hingga membuat sebagian warga keluar untuk memastikan kondisi dan mencari informasi.

Dikutip dari Beritasatu.com, Salah seorang warga Labuan, Mudopar (43), mengatakan getaran awalnya terlihat dari sejumlah benda yang tergantung di dalam rumah, seperti gorden dan kabel.

“Jadi waktu pagi sekitar jam 05.30 WIB, getaran sudah mulai terasa di wilayah Labuan, Carita dan sekitarnya. Mulanya dari gorden atau kabel-kabel yang menjuntai. Ada sedikit goyangan seperti getaran gempa, tetapi tidak terasa seperti gempa,” kata Mudopar melalui sambungan telepon, Sabtu (5/9/2026).

BACA JUGA :  Gunung Semeru dan Gunung Ibu di Halmahera Erupsi

Menurut Mudopar, getaran kemudian terasa pada sejumlah bagian rumah. Warga sempat kebingungan karena sensasinya berbeda dengan gempa bumi yang biasa dirasakan.

“Warga otomatis keluar mencari perlindungan dan mencari informasi. Awalnya kami bertanya-tanya, kenapa gempa kencang atau lama sekali tetapi tidak terasa seperti gempa. Ternyata pemicunya dari erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.

Getaran dilaporkan dirasakan cukup luas di wilayah Labuan dan Carita. Sejumlah bagian bangunan, seperti plafon, rangka baja, dan jendela, turut mengalami getaran.

Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran di tengah warga mengenai kemungkinan harus mengungsi. Namun, Mudopar mengatakan dirinya bersama keluarga memilih tetap berada di rumah dengan meningkatkan kewaspadaan.

“Sebagian ada yang khawatir sampai ada yang ingin mengungsi. Kalau saya pribadi bersama keluarga masih bertahan, hanya statusnya tetap waspada,” katanya.

BACA JUGA :  Abu Vulkanik Anak Krakatau Menumpuk di Jalan, Pemkot Tangsel Semprot Tiga Koridor hingga Dini Hari

Gunung Anak Krakatau Masih Level Siaga

Kekhawatiran warga terjadi ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda memang masih berlangsung.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan Sabtu (5/9/2026) pukul 00.00-06.00 WIB, Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.

Dalam laporan tersebut, erupsi menerus Gunung Anak Krakatau tercatat berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga periode pengamatan berakhir.

Aktivitas erupsi tersebut diinterpretasikan sebagai lava fountain atau air mancur lava. Pada malam hari, petugas juga mengamati adanya lontaran lava dari aktivitas gunung api.

Aktivitas vulkanik juga dilaporkan terdengar dari daratan. Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau di Pasauran melaporkan adanya suara dentuman dan gemuruh.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan, 5,1 Juta Orang Sudah Ikuti CKG

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat di kawasan pesisir Banten yang berhadapan langsung dengan Selat Sunda.

PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Dengan status Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III atau Siaga, masyarakat di kawasan pesisir Banten diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah panik.

Informasi resmi dari PVMBG dan pihak berwenang menjadi rujukan utama masyarakat dalam menentukan langkah keselamatan, termasuk apabila terdapat perubahan aktivitas gunung api atau rekomendasi kebencanaan.

Tags: berita Banten hari iniberita Pandeglang hari inierupsi Gunung Anak Krakatau hari inierupsi Selat Sundagetaran Caritagetaran LabuanGunung anak krakatauGunung Anak Krakatau erupsiGunung Anak Krakatau Siagalava fountain Gunung Anak KrakatauPVMBGstatus Gunung Anak Krakatauwarga Pandeglang rasakan getaran
Previous Post

Gunung Anak Krakatau Erupsi Terus, Lava Fountain dan Dentuman Terdengar hingga Serang

Next Post

Dentuman Misterius Gegerkan Bandung Raya, BMKG: Jangan Panik, Ini Fenomena Skyquake

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Isu Tsunami Akibat Gempa Jepang Hoaks, BMKG: Wilayah Indonesia Aman

Dentuman Misterius Gegerkan Bandung Raya, BMKG: Jangan Panik, Ini Fenomena Skyquake

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com