TANGSELXPRESS– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan siap berkoordinasi dan membantu kepolisian dalam mengusut kasus cairan rokok elektronik atau vape yang mengandung etomidate dan menyeret selebgram Julia Prastini alias Jule.
Bantuan BPOM dapat dilakukan melalui pengujian laboratorium maupun pemberian keterangan ahli terkait kandungan dalam produk vape yang diperiksa.
“Untuk penyalahgunaan, sudah tepat ditangani oleh kepolisian yang juga berkoordinasi dengan BNN,” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar, Minggu (20/9/2026).
Taruna mengatakan BPOM terus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kepolisian dalam upaya mencegah dan menindak peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika melalui media vape.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mengantisipasi penggunaan vape yang disusupi zat psikoaktif berbahaya, termasuk etomidate.
Jule Diamankan di Apartemen Jakarta Selatan
Kasus tersebut turut menyeret selebgram Julia Prastini alias Jule. Polisi dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan Jule di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polresta Bandara Soetta Ipda Ade Mona Prihatna mengatakan, Jule diamankan terkait dugaan penggunaan etomidate.
“Jule ditangkap berkaitan dengan narkotika jenis etomidate. Dia ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan,” ujar Ade, Sabtu (19/9/2026).
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soetta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan, polisi menemukan satu vape cartridge yang masih mengandung etomidate saat mengamankan Jule.
Selain itu, polisi menemukan tiga cartridge lainnya yang telah habis digunakan.
Jule kemudian menjalani asesmen untuk menentukan penanganan selanjutnya dan proses rehabilitasi. Polisi menyebut Jule mengaku baru menggunakan vape yang mengandung etomidate sekitar dua hingga tiga pekan sebelum diamankan.
“Alasannya pribadi. Mungkin dari rasa ada stres atau lain sebagainya, itu alasan yang diutarakan oleh Jule,” ucap Michael.
Jule Disebut Mendapat Vape dari Dua Bandar
Michael menjelaskan, Jule memperoleh vape yang mengandung etomidate dari dua perempuan berinisial RR dan RN.
Keduanya telah lebih dulu ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran vape yang mengandung etomidate.
Menurut Michael, penangkapan Jule merupakan hasil pengembangan terhadap kasus yang sebelumnya menjerat RR dan RN.
“Jadi RR dan RN ini kita tangkap terlebih dahulu, usai dilakukan pengembangan terkait kasus vape etomidate itu. Dan ketika kita melakukan penangkapan, di situ kita melakukan penyelidikan dimana kita mendapatkan informasi ataupun hasil terkait pemakainya, sehingga ini tuntas dari bandar sampai pemakai kita tangkap,” kata Michael.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi menetapkan RR dan RN sebagai tersangka, sedangkan Jule menjalani proses asesmen dan rehabilitasi sebagai pengguna.







