TANGSELXPRESS– Gubernur Banten Andra Soni turun langsung dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).
Andra Soni bersama Tim SAR Gabungan bertolak dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, menggunakan KN SAR 247 Tetuka, Jumat (11/9/2026) pagi.
Setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam, rombongan mendekati lokasi pencarian. Andra Soni memastikan posisi kapal masih berada di area aman, yakni di luar radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
“Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman, artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata,” ungkap Andra Soni.
Dari atas kapal, Andra Soni juga menunjukkan keberadaan Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau yang terlihat dari lokasi pencarian.
“Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau,” katanya.
Tim SAR Sisir Pulau Sertung
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan juga melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.
Andra Soni mengatakan, tim yang berada di RIB 02 tengah bergerak menuju Pulau Sertung untuk melakukan pencarian.
“Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran,” ujarnya.
Pencarian dilakukan untuk menemukan lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hingga Jumat (11/9/2026) masih belum diketahui keberadaannya.
Tim SAR Gabungan terus memperluas penyisiran di perairan Selat Sunda dengan mempertimbangkan kondisi dan faktor keselamatan selama proses pencarian berlangsung.







