TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Datara (Data Rakyat Tangerang Selatan), portal data sosial ekonomi terintegrasi yang disiapkan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi pembangunan agar lebih tepat sasaran.
Peluncuran sekaligus sosialisasi Datara digelar di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Kamis (10/9/2026).
Asisten Daerah I Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, kehadiran Datara menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengambilan keputusan agar lebih efektif dan optimal.
“Data merupakan komponen penting dalam pembangunan. Kebijakan yang baik harus dibangun berdasarkan informasi yang tepat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Sehingga, kita hadirkan Datara untuk tujuan itu,” ujar Chaerudin.
Menurutnya, data yang akurat, terintegrasi, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan dibutuhkan dalam berbagai sektor pembangunan. Mulai dari penanganan kemiskinan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai program pemerintah lainnya.
Dalam konteks tersebut, Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diimplementasikan melalui Datara di Kota Tangsel menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat tata kelola data sosial dan ekonomi pemerintah daerah.
“Kehadiran DTSEN yang kita implementasikan dalam bentuk platform Datara ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola data sosial dan ekonomi bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Hal ini juga memberikan peluang untuk memperkuat pembangunan yang semakin tepat sasaran dan berbasis pada kondisi nyata masyarakat,” jelasnya.
Chaerudin menegaskan, Datara tidak sekadar dibangun sebagai aplikasi, tetapi sebagai portal yang memungkinkan pemerintah memanfaatkan data sosial ekonomi dalam seluruh tahapan pembangunan.
“Datara kita hadirkan sebagai portal data sosial ekonomi terintegrasi yang membantu Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memanfaatkan data untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan,” katanya.
Melalui Datara, perangkat daerah dapat mengakses informasi sosial ekonomi sesuai kebutuhan dan kewenangannya. Data tersebut juga dapat divisualisasikan dan dianalisis untuk menjadi bahan dalam menentukan kebijakan.
Data OPD Tangsel Tak Lagi Terpisah
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, pengembangan Datara merupakan bagian dari penguatan ekosistem digital pemerintahan di Kota Tangsel.
Menurut Asep, integrasi diperlukan agar perangkat daerah tidak lagi bekerja dengan basis data yang terpisah-pisah. Dengan data yang terhubung, pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi masyarakat secara lebih utuh.
“Di platform Datara ini, nanti semuanya terintegrasi. Jadi, setiap OPD bisa memasukkan data di sana, sehingga semuanya menjadi satu data,” jelas Asep.
Ia mengatakan, integrasi tersebut juga akan mempermudah pencarian informasi yang dibutuhkan perangkat daerah.
“Kita juga nanti bisa mencari data yang terhimpun dalam hitungan detik karena setiap data akan terfilterisasi dengan baik,” ujarnya.
Asep menambahkan, Diskominfo Tangsel akan terus mendorong kolaborasi antarperangkat daerah untuk menjaga kualitas, melakukan pemutakhiran, serta mengoptimalkan pemanfaatan data yang terdapat dalam Datara.
Masyarakat Bisa Cek Informasi Bansos
Selain digunakan pemerintah, Datara juga disiapkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Salah satunya terkait status dan riwayat penyaluran bantuan sosial.
Menurut Asep, masyarakat nantinya dapat memanfaatkan platform tersebut untuk mengetahui informasi sosial ekonomi tertentu dengan tetap memperhatikan ketentuan perlindungan data pribadi.
“Bahkan, platform ini juga nantinya bisa diakses masyarakat untuk mengetahui berbagai informasi, misalnya termasuk dalam desil berapa, pernah mendapatkan bantuan sosial seperti apa, dan lain sebagainya,” katanya.
Dengan integrasi tersebut, Pemkot Tangsel berharap Datara tidak berhenti pada tahap peluncuran sistem. Portal tersebut diharapkan benar-benar dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat perencanaan pembangunan dan meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program pemerintah.
Pemanfaatan data yang lebih terintegrasi juga diharapkan dapat mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien bagi masyarakat Kota Tangsel.
“Tujuan akhirnya tetap satu, bagaimana pemerintah dapat memberikan pelayanan yang baik secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” pungkas Asep.







