TANGERANG SELATAN – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Tangerang Selatan menargetkan dua medali emas pada cabang olahraga karate dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Sebanyak 12 atlet disiapkan untuk turun bertanding pada nomor kata dan kumite.
Pelatih dan juga Ketua tTm Forki Tangsel, Sensei Sugeng Haryoto, mengatakan nomor yang dipertandingkan pada hari tersebut meliputi empat kelas kata, yakni kata perorangan putra dan putri, serta kata beregu putra dan putri. Selain itu, terdapat pula nomor kumite pada kelas berat tertentu.
“Untuk hari ini yang dipertandingkan ada kelas kata dan kumite. Total ada 12 atlet yang turun, terdiri dari enam atlet kata dan enam atlet kumite,” ujar Sugeng.
Ia menjelaskan, persiapan atlet telah dilakukan secara maksimal, mulai dari aspek teknik, fisik, hingga mental bertanding. Meski menghadapi bagan pertandingan yang cukup berat, para atlet dinilai siap tampil optimal.
“Fisik dan teknik anak-anak sudah matang. Mental mereka juga sudah kami siapkan dan siap tempur,” katanya.
Forki Tangsel menargetkan sedikitnya dua medali emas dari enam kelas yang dipertandingkan pada hari tersebut.
“Target awal kami dua medali emas,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Mobilisasi dan SDM Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan, Delima Bungsu, meninjau langsung venue karate sebagai bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan POPDA 2026.
Menurut Delima, ajang POPDA menjadi sarana penting untuk mengukur kesiapan atlet maupun penyelenggaraan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) mendatang.
“Persiapan di POPDA ini akan menjadi acuan untuk PORPROV nanti, baik dari sisi sarana dan prasarana, sistem pertandingan, maupun peningkatan kualitas atlet,” ujarnya.
Delima berharap cabang olahraga karate mampu meraih gelar juara umum sekaligus berkontribusi terhadap target Kota Tangerang Selatan menjadi juara umum pada seluruh cabang olahraga.
Ia juga berpesan kepada para atlet untuk mengutamakan keselamatan saat bertanding tanpa melupakan target prestasi.
“Karena ini cabang bela diri, pertama jaga keselamatan. Kedua, kita punya target emas, jadi pulang harus membawa emas,” tuturnya.







