• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Kisah Pelaku Usaha “Ayam Panggang Bu Setu”, Kuliner Favorit di Magetan yang Sukses Kembangkan Usaha Berkat 35 tahun Merasakan Pemberdayaan BRI

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Maret 27, 2026
in ADVERTORIAL, EKONOMI, EKONOMI BISNIS, NEWS, UMKM
Reading Time: 2min read
Kisah Pelaku Usaha “Ayam Panggang Bu Setu”, Kuliner Favorit di Magetan yang Sukses Kembangkan Usaha Berkat 35 tahun Merasakan Pemberdayaan BRI

Foto: Dok. BRI

289
SHARES
3.6k
VIEWS

MAGETAN- Mudik Lebaran selalu membawa cerita hangat tentang perjalanan pulang ke kampung halaman. Selain berkumpul bersama keluarga, momen ini juga identik dengan wisata kuliner khas daerah yang selalu dirindukan para perantau.

Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, salah satu kuliner yang kerap menjadi tujuan para pemudik adalah Ayam Panggang Bu Setu. Aroma asap kayu bakar yang khas dari dapurnya sudah lama menjadi penanda kelezatan hidangan yang bertahan lintas generasi.

Di balik kepulan asap tersebut, tersimpan perjalanan panjang usaha keluarga yang telah berdiri lebih dari tiga dekade. Kini, Ayam Panggang Bu Setu tetap setia menjaga cita rasa tradisional yang membuatnya terus menjadi destinasi kuliner favorit setiap musim mudik.

Subiyanto, generasi kedua yang kini mengelola Ayam Panggang Bu Setu menyampaikan bahwa usaha tersebut dirintis oleh kedua orang tuanya pada 1990-an. Berawal dari berjualan keliling, hingga kini berkembang menjadi usaha rumahan dengan promosi yang saat itu masih mengandalkan perantara mulut ke mulut hingga dikenal luas seperti sekarang.

BACA JUGA :  Travel Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Tewas dan 9 Luka: Diduga Sopir Mengantuk

Menurut Subiyanto, kunci daya tarik Ayam Panggang Bu Setu terletak pada konsistensi mereka mempertahankan proses memasak tradisional.

“Daya tarik Ayam Panggang Bu Setu terletak pada konsistensi kami mempertahankan proses memasak tradisional menggunakan kayu bakar keras, seperti mahoni atau jati. Meskipun zaman sudah modern, kami tidak beralih ke kompor gas agar kematangan ayam sempurna dan ciri khas kami tetap terjaga,” ujarnya.

Salah satu menu yang paling banyak diburu pelanggan adalah Ayam Panggang Bumbu Rujak. Perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih meresap hingga ke serat daging ayam kampung yang empuk, menjadikannya hidangan yang cocok dinikmati bersama keluarga.

Bagi Ayam Panggang Bu Setu, musim mudik Lebaran selalu menjadi periode paling ramai dalam setahun. Para pemudik yang melintas di Magetan kerap menyempatkan diri singgah untuk menikmati kuliner legendaris ini. Lonjakan pengunjung biasanya mulai terasa dua hari sebelum Lebaran hingga sekitar lima hari setelahnya.

BACA JUGA :  Libur Maulid Nabi, Jasa Marga: 184.824 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Perkembangan usaha Ayam Panggang Bu Setu tidak lepas dari dukungan perbankan yang telah mendampingi usaha keluarga ini sejak awal. Subiyanto mengenang bagaimana sang ayah memulai mengenal kemitraan dengan BRI pada tahun 1992 dengan modal awal sebesar Rp250.000.

“Dulu sebelum ada modal dari BRI, kami beli ayam ke tengkulak dengan sistem utang, harganya jauh lebih mahal. Setelah ada pinjaman dari BRI, kami bisa beli cash dan harga jual ke konsumen pun jadi lebih terjangkau,” jelasnya.

Seiring berjalnnya waktu, usaha tersebut terus mendapatkan akses permodalan dari BRI dalam pengembangan usaha. Subiyanto juga memanfaatkan layanan digital BRI untuk mengelola usahanya dan berharap fasilitas tersebut terus ditingkatkan.

BACA JUGA :  Fleksibel dan Terukur, Ini Strategi BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Dukungan keuangan yang mudah dan cepat ini membantu usaha keluarga tersebut terus berkembang hingga mampu memperluas lahan dan membangun fasilitas restoran yang lebih nyaman.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan BRI selalu konsisten dalam memberikan dukungan permodalan, melakukan pendampingan, hingga penerapan digitalisasi bagi pelaku UMKM.

“Kami senantiasa berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah, terutama pada sektor-sektor produktif. Kisah pelaku usaha Ayam Panggang Bu Setu menjadi contoh nyata dukungan pendanaan BRI dalam mendorong perekonomian masyarakat sekaligus menjadi kisah inspiratif yang dapat ditiru oleh pelaku usaha lainnya” tegas Dhanny.

Hingga Desember 2025, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur di seluruh Indonesia. Lebih dari 60% penyaluran KUR tersebut dialokasikan ke sektor produksi, dengan porsi sektor produksi mencapai 64,49% dari total penyaluran.

Tags: BBRIBRIEkonomi KerakyatanKURpembiayaanSektor Produktifumkm
Previous Post

HUT ke-12, Transjakarta Hadirkan Tarif Rp12 Khusus Hari Ini

Next Post

Harga Emas Antam 27 Maret 2026 Turun Tajam, Anjlok Rp40.000 per Gram

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Harga Emas Cetak Rekor Baru, Investor Berburu Aset Aman

Harga Emas Antam 27 Maret 2026 Turun Tajam, Anjlok Rp40.000 per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com