TANGERANG SELATAN – Saat sahur, banyak orang lebih memperhatikan makanan utama seperti nasi, roti, atau berbagai lauk pauk. Padahal, ada satu minuman sederhana yang sering dianggap sepele tetapi memiliki manfaat besar selama menjalani puasa, yaitu susu.
Segelas susu saat sahur dapat membantu tubuh lebih siap menghadapi puasa yang berlangsung sepanjang hari. Tidak hanya membantu mengenyangkan, susu juga kaya akan nutrisi yang berperan penting dalam menjaga energi, hidrasi, serta kesehatan tubuh selama berpuasa.
Tak heran jika sejak dulu banyak orang tua membiasakan minum susu sebelum memulai puasa. Kandungan gizi di dalamnya membantu tubuh tetap kuat meski tidak makan dan minum selama berjam-jam.
Berikut beberapa manfaat minum susu saat sahur yang bisa membuat puasa terasa lebih nyaman, seperti dilansir dari laman marham.pk.
Pertama, membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, menjaga hidrasi sejak sahur menjadi sangat penting. Susu mengandung sekitar 87 persen air yang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, susu juga mengandung mineral seperti kalium yang membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama dibandingkan air biasa, sehingga rasa haus di siang hari bisa berkurang.
Kedua, memberikan energi yang bertahan lebih lama.
Salah satu keluhan yang sering muncul saat berpuasa adalah tubuh terasa lemas sebelum waktu berbuka. Kondisi ini biasanya terjadi karena energi dari makanan cepat habis. Susu mengandung kombinasi protein, lemak sehat, dan karbohidrat yang dicerna secara perlahan oleh tubuh. Protein dalam susu, khususnya kasein, mampu menyediakan energi secara bertahap sehingga tubuh tetap bertenaga selama beberapa jam.
Ketiga, membantu menjaga kesehatan tulang.
Susu dikenal sebagai sumber kalsium yang baik bagi tubuh. Mineral ini berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi. Saat Ramadan, waktu makan yang terbatas membuat pemenuhan nutrisi harus lebih diperhatikan. Mengonsumsi susu saat sahur dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian sekaligus menjaga kesehatan tulang.
Keempat, mendukung kesehatan pencernaan.
Sebagian orang kerap mengalami gangguan pencernaan saat berpuasa, seperti perut terasa perih atau meningkatnya asam lambung. Susu dapat membantu menenangkan lapisan lambung dan mengurangi rasa tidak nyaman pada perut. Minum susu hangat saat sahur juga bisa membuat perut terasa lebih nyaman sebelum memulai puasa.
Kelima, membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Kandungan protein dan lemak dalam susu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Hal ini dapat membantu menekan rasa lapar yang biasanya muncul di siang hari. Dengan begitu, seseorang juga cenderung tidak makan berlebihan saat waktu berbuka tiba.
Keenam, mendukung daya tahan tubuh.
Susu mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin B12, vitamin D, serta fosfor. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat selama menjalani aktivitas saat puasa. Dengan asupan gizi yang cukup sejak sahur, tubuh akan lebih siap menghadapi perubahan pola makan selama Ramadan.







