• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 5 Maret, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Kolak Pisang vs Biji Salak, Mana Lebih Sehat untuk Buka Puasa? Ini Rekomendasi Menkes

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Maret 1, 2026
in KESEHATAN, NEWS, RAMADAN
Reading Time: 2min read
Kolak Pisang vs Biji Salak, Mana Lebih Sehat untuk Buka Puasa? Ini Rekomendasi Menkes
266
SHARES
2.1k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Ramadan identik dengan sajian takjil manis yang menggugah selera. Salah satu menu yang hampir tak pernah absen di meja berbuka adalah kolak. Perpaduan rasa manis dan gurih dari santan membuat hidangan ini jadi favorit banyak orang untuk melepas dahaga sekaligus mengisi energi setelah seharian berpuasa.

Di antara beragam jenis kolak, kolak pisang dan ubi serta kolak biji salak menjadi dua varian yang paling populer. Keduanya sama-sama nikmat, tetapi bagaimana jika dilihat dari sisi kesehatan?

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pernah membagikan penilaiannya dalam tayangan Instagram program Budi Gemar Sharing (#BGS). Dalam penilaiannya, kolak pisang dan ubi mendapat rating B atau cukup sehat.

BACA JUGA :  Resep Pepes Ikan Bumbu Woku, Menu Baru untuk Buka Puasa

Menurutnya, meski rasanya manis, kolak pisang dan ubi masih mengandung bahan alami yang kaya serat. Pisang dan ubi sebagai bahan utama memiliki nilai gizi yang cukup baik.

Secara nutrisi, pisang mengandung sekitar 89 kalori per 100 gram. Buah ini kaya karbohidrat sederhana yang mudah dicerna tubuh, sehingga mampu mengembalikan energi dengan cepat setelah puasa. Pisang juga mengandung kalium dan vitamin B6 yang berperan penting bagi fungsi otot dan saraf.

Sementara itu, ubi—terutama ubi jalar—mengandung sekitar 86 kalori per 100 gram. Ubi memiliki karbohidrat kompleks serta serat yang lebih tinggi dibandingkan pisang. Kandungan ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga kestabilan gula darah. Ubi berwarna oranye juga kaya akan beta-karoten (provitamin A) yang baik untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh.

BACA JUGA :  Selama Ramadan Penumpang Boleh Buka Puasa di Dalam MRT, Berikut Ini Aturannya

Jika dibandingkan, pisang memang lebih cepat mengembalikan energi. Namun dari sisi serat dan pengendalian gula darah, ubi sedikit lebih unggul.

Berbeda halnya dengan kolak biji salak. Hidangan ini justru mendapat rating C atau kurang sehat. Biji salak yang terbuat dari tepung tapioka dan gula dinilai tinggi karbohidrat sederhana, tetapi minim serat.

Menkes bahkan sempat berkelakar bahwa biji salak tidak benar-benar mengandung buah salak. Bentuknya saja yang menyerupai biji, sementara bahan utamanya adalah tepung yang dibulatkan, lalu disajikan dengan kuah gula merah dan santan.

Kombinasi gula dan santan memang menghasilkan rasa yang lezat. Namun tanpa kandungan serat yang cukup, konsumsi dalam porsi besar—terutama saat perut kosong—berisiko memicu lonjakan gula darah lebih cepat.

BACA JUGA :  Kolak Pisang: Kudapan Ringan yang Cocok untuk Buka Puasa

Sebagai perbandingan, takjil yang mendapat rating A atau sehat dari Menkes adalah kurma. Buah ini mengandung gula alami yang disertai serat, vitamin, dan mineral, sehingga lebih bersahabat bagi tubuh saat berbuka puasa.

Kesimpulannya, jika harus memilih antara kolak pisang dan biji salak, kolak pisang dan ubi bisa menjadi opsi yang lebih baik karena masih mengandung serat alami. Meski begitu, tetap penting memperhatikan porsi dan jumlah gula yang digunakan agar manfaat kesehatannya tetap terjaga.

Tags: Buka puasaKolak Pisang
Previous Post

IMO-Indonesia Minta Pemerintah segera Ambil Sikap soal Serangan Israel-AS ke Iran

Next Post

Program Bang Andra Bangun Jalan untuk 200 Hektare Sawah, Beban Petani Karyajaya Berkurang

Related Posts

Air Nabeez: Minuman Sunnah yang Menyegarkan untuk Sahur dan Berbuka
RAMADAN

Air Nabeez: Minuman Sunnah yang Menyegarkan untuk Sahur dan Berbuka

Maret 5, 2026
2.2k
DPR Desak Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Konflik
NEWS

DPR Desak Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Konflik

Maret 5, 2026
2.1k
Jelang Mudik Lebaran 2026, Garuda Indonesia Tebar Promo Tiket Murah
EKONOMI

Jelang Mudik Lebaran 2026, Garuda Indonesia Tebar Promo Tiket Murah

Maret 5, 2026
2.2k
Pemkot Tangsel Beberkan Langkah Jitu Tingkatkan IPM, Termasuk Jamin Hak Pendidikan dan Kesehatan Warga
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Beberkan Langkah Jitu Tingkatkan IPM, Termasuk Jamin Hak Pendidikan dan Kesehatan Warga

Maret 5, 2026
2.7k
Wardatina Mawa Mantap Bercerai dari Insanul Fahmi: Saya Tidak Mau yang Bekas
SELEBRITI

Wardatina Mawa Mantap Bercerai dari Insanul Fahmi: Saya Tidak Mau yang Bekas

Maret 5, 2026
2.3k
Studi: Puasa Berpotensi Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
KESEHATAN

Studi: Puasa Berpotensi Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi

Maret 5, 2026
2.2k
Next Post
Program Bang Andra Bangun Jalan untuk 200 Hektare Sawah, Beban Petani Karyajaya Berkurang

Program Bang Andra Bangun Jalan untuk 200 Hektare Sawah, Beban Petani Karyajaya Berkurang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com